Daerah

Pihak Perumahan Bumi Palanga Mas Lakukan Pertemuan Dengan User, Dugaan Baru Muncul

861
×

Pihak Perumahan Bumi Palanga Mas Lakukan Pertemuan Dengan User, Dugaan Baru Muncul

Sebarkan artikel ini
Pihak Perumahan Bumi Palanga Mas lakukan pertemuan dengan Beberapa User.

 

Bone, Lensasatu.comSetelah disomasi User Perumahan Bumi Palanga Mas (PT Cipta Pundita Mas) dan diberitakan di beberapa Media Online.

 

Pihak Pengembang melakukan pertemuan dengan Penghuni atau user di kantor pemasaran Perumahan Bumi Palanga Mas, Jl Sungai Musi, Kelurahan Ta’, Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (30/12/2023).

 

Dalam pertemuan itu hadir H. Masdar selaku kepala proyek, Erik Humas Perumahan Bumi Palanga Mas dan Andi Hadiansya User Perumahan Bumi Palanga Mas

 

Didepan Andi Hadiansya dan beberapa user lainya Erik kembali membantah pernyataan Andi Hadiansyah soal pembelian tempat sampah senilai Rp 300 ribu yang diduga dibebankan ke user.

 

” Begini sediakan bak sampah bagi warga yang mau ambil silahkan mau dicicil atau bayar lunas bisa dan itu tidak di paksakan, ” tegas Erik.

 

Ia juga mengatakan memberikan alternatif kepada User jika tidak mau ambil bak sampah setidaknya sediakan sendiri bak sampah di depan rumahnya

BACA JUGA :  Jabarkan 6K Dihati Kita, Dandim 1407/Bone Edukasi Masyarakat Hadirkan Lingkungan Sehat dan Bersih

 

” Dianjurkan kepada user agar ada bak sampah didepan rumahnya mau ember atau apalah silahkan supaya sampahnya kelihatan dan bisa langsung diambil oleh petugas sampah,” jelasnya

 

Andi Hadiansyah menanggapi hal itu dengan menegaskan, apa yang disampaikannya adalah informasi dari sejumlah warga.

 

” Kalau saya, memang tidak beli bak sampah itu tapi banyak keluhan warga masalah sampah kasian,” Ujarnya.

 

Andi Hadiansyah juga membenarkan pernyataan Erik kalau Perumahan Bumi Palanga Mas adalah perumahan terbaik yang ada di kabupaten Bone

 

” Benar sekali itu ini perumahan terbaik yang ada di Bone dari yang paling terburuk, ” sebutnya

 

Dia kemudian menjelaskan, inti dari persoalan ini sebenarnya adalah kebutuhan akan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) sebagaimana disampaikan pada pemberitaan sebelumnya.

 

https://lensasatu.com/perumahan-palanga-mas-disomasi-user-humas-dia-itu-gila/

 

Salah satu User inisial AS membantah kalau yang merusak lampu jalan itu warga, pernyataan Humas itu salah.

BACA JUGA :  Dicopot dari Jabatan Sekretaris Tamalaki, Rezkhy Okriansyah Pratama: “Hari Ini Kami Dicopot, Besok Sejarah yang Akan Menilai”

 

” Tidak masuk diakal tinggi lampu jalan sembilan meter warga yang rusak apalagi ini bertegangan tinggi, malahan kami senang kalau lampu jalan menyala, ” sebut AS

 

Kemudian AS juga menyoroti tanggung jawab pihak pengembang terkait Kabel bandel yang melorot sepanjang kurang lebih 20 meter.

 

“Itu kabel bandel yang melorot kurang di perhatikan seharusnya di laporkan ke pihak PLN karena ini bisa membahayakan keselamatan penghuni, ” kata AS.

 

Selanjutnya, AS juga membeberkan kondisi bangunan awal di perumahan tersebut yang diduga tidak memiliki fondasi.

 

” Cobami kita lihat, ada dasar pondasi tapi dasarnya cuman duduk tidak ditanam, itupun kalau digali cuman pake cangkul tidak sampai kedalaman 30 cm.

 

Dalam artian lanjutnya,ada kedalaman pondasi kalau pembangunan Rumah

 

“Kalau tidak percaya pergi maki liat dibelakang ada disitu sudah digali, itulah rumah di blok ini kebanyakan sudah retak semua dindingnya itu Karena tidak ada pondasinya, ” Ujar AS sambil menunjukkan bekas galiannya.

BACA JUGA :  Akibat Hujan Dua Desa Terisolir, Jalan Poros Bone - Barru Putus 

 

H Masdar selaku Kepala Proyek saat dikonfirmasi langsung membantah.

 

” Informasi salah itu pak, karena memang kita inikan ada gambar kita ikuti, ada pengawas di lapangan, kalau ada yang bilang begitu bisa datang ke sini baru kita sama-sama ke lapangan, ” Tegas H Masdar.

 

H Masdar menjelaskan, terkait bangunan perumahan ada aturan yang diikuti seperti gambar

 

” Kecuali kalau dia bilang, pondasi harus 1 meter, di sini cuma 60 cm, ah itu yang mungkin agak tidak sesuai dengan gambar, ” ungkapnya.

 

Masih kata dia, untuk Perumahan Bumi Palanga Mas, fondasinya sudah sesuai dengan ukuran fondasi untuk perumahan subsidi.

” Itu tingginya sekitar 60 cm, ” tuturnya.

 

 

Editor  : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *