DaerahSulawesi Tenggara

PW Aisyiyah Gelar Seminar Pencegahan Perkawinan Anak Dalam Perspektif GEDSI

5353
×

PW Aisyiyah Gelar Seminar Pencegahan Perkawinan Anak Dalam Perspektif GEDSI

Sebarkan artikel ini
Ketrampilan: Ketua PW Aisyiyah Sultra, Marlina Gazali bersama 3 narasumber seminar

KENDARI, LENSASATU.COM|| Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Tenggara menggelar seminar pencegahan perkawinan anak dalam perspektif “GEDSI” (27/12/22)

Pencegahan perkawinan anak adalah sebuah keharusan dan tentu hal ini menjadi kewajiban bagi setiap orang tua.

Ketua PW Aisyiyah Marlina Gazali sangat apresiasi terhadap 3 (tiga) narasumber yang sempat hadir, tentu hal ini sangat bermanfaat bagi semua kalangan lebih khusus pada orang tua sebagai pendamping bagi setiap anak. Ucapnya.

Abadikan momen bersama 3 narasumber dan sekaligus bersama peserta seminar

Disisi lain “Arsyaidar Habri SKM M.Kes, penggerak swadaya masyarakat sekaligus plt kepala bidang pemenuhan hak anak (PHA) skaligus fasilitator nasional  menjelaskan. Kita tahu bersama bahwa perkawinan anak itu merupakan pelanggaran HAK, pelanggaran hak juga disebut sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) itu sendiri. Dan kita tau bersama bahwa Sulawesi Tenggara saat ini berada pada nomor ke 7 tertinggi secara nasional dalam hal pelanggaran hak atau perkawinan anak”tuturnya

BACA JUGA :  DPC Demokrat Kolut H. Jumarding, Resmi Mendaftarkan Diri Balon Bupati Di PPP

Arsyaidar juga menambahkan, saya berharap angka perkawinan anak di Sultra tidak mencapai standar nasional 8, sekian % dan bersyukur Sultra masih dibawah standar tersebut” Ujarnya.

Apresiasi juga buat PW Aisyiyah yang sudah sangat luar biasa menggelar kegiatan ini, dan tentu hal seperti ini perlu di sosialisasikan lebih lanjut agar masyarakat Sultra bisa memahami persoalan. Ujarnya

BACA JUGA :  Dinas TPHP Bone Terima Kunker DPRD Komisi B Bulukumba
Peserta seminar PW Aisyiyah Sultra di gedung Institut Aisyiyah Sultra

Pada seminar tersebut di kuatkan oleh 3 (tiga) narasumber  ada Arsyaidar Habri SKM M.Kes, ai merupakan penggerak swadaya masyarakat sekaligus plt kepala bidang PHA (pemenuhan hak anak) skaligus fasilitator nasional kla (kabupaten/kota layak anak)dengan sub tema tentang analisis problem perkawinan anak dalam perspektif “GEDSI”unit kerja DPPPA.

Yang kedua ada  Andi Astriyanti Umar. S. Psi. MM. Ia merupakan penata Kependudukan dan Keluarga berencana, sub koordinator bina keluarga remaja dengan tema kajian kebijakan dan implementasi serta strategi pencegahan perkawinan anak unit kerja BKKBN Sultra.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Ilegal di Gowa Diduga Bebas Beroperasi, Aparat Tutup Mata

Dan Marlina Gazali selaku PW Aisyiyah sultra dengan sub tema tentang peran organisasi masyarakat dalam upaya pencegahan perkawinan anak.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 orang peserta dan dari berbagai istansi yang berbeda.

 

Laporan: Tim

Editor: Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *