BONE-LENSASATU.COM|| Senin (25/7/2022) semua Komisi di DPRD Bone menggelar Hearing bersama mitra kerjanya terkait rencana kerja masing-masing OPD tahun Anggaran 2023 Komisi IV menggelar hearing bersama mitra kerjanya di ruang rapat komisi IV Kantor DPRD Bone jl. Repormasi, kompleks stadion Lapatau Matannatikka, kelurahan Macanang. Di ruang rapat komisinya Begitu pula dengan Komisi l, ll dan lll.

Dalam pembukaanya ketua Komisi IV DPRD dr. A. Ryad Baso Padjalangi, S.Ked., Peroses Renja ini kita akan bahas satu persatu dan sesuai juga instruksi dari ketua TAPD Bapak Ibu, yaitu Sekda kabupaten Bone Drs. H. A. Islamuddin, MH.
“Sesuai intruksi dari ketua TAPD Bapak Ibu sekalian dalam hal ini bapak Sekda Bone, jadi saya ingin menyampaikan kembali bahwa mungkin suasananya sekarang beda dengan suasana sebelum sebelumnya”. Ucapnya
Kemudian ketua komisi juga menyampaikan dengan tegas, bagi OPD yang tidak membawa Renja dipersilahkan untuk kuar dan tidak perlu mengikuti Raker.
“Kejadian di 2022 di APBD banyak yang tidak sesuai perda APBD dengan Renja yang telah disepakati didalam perda, oleh karena itu kita rasa sudah sangat memaklumi kalau satu atau dua kali pemakluman dan Masi terulang berarti anda tidak menghargai kami.” Tegasnya

Diawali dengan Sekertaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Bone Dra. Ratna. AZ, M.Si yang mewaki kepala Dinas menjelaskan rencana kerja (renja) Tahun Anggaran 2023

Begitupun dengan OPD yang lain, Anggota komisi IV DPRD kabupaten Bone A. Purnama sarib menegaskan data anggaran tiap OPD harus jelas agar pihaknya bisa memahami renja yang akan dilakukan OPD.
Penegasannya itu dilontarkannya kepada Dinas Kebudayaan yang dinilai masih belum mampu meningkatkan PAD nya. Selain itu, iya juga mempertanyakan terkait Anggaran bidang promosi dari Dinas kebudayaan terkait situs budaya yang ada dikabupaten bone
“Setiap tahun selalu dianggarkan tetapi sampai hari ini kami belum mendapatkan apa – apa yang dihasilkan dari pendapatan Dinas kebudayaan dan bagaimana kita bisa meningkatkan PAD nya kalau tidak pernah dipromosikan”Jelasnya
Menambahkan, Rangga risa swara, S.H., anggota komisi IV DPRD Bone, bagaimana bisa tercapai dan terkelola itu agar menjadi destinasi wisata butuh promosi tapi kalau anggaranya turun dari 25 juta ke 18 juta itu sangat miris, salah satu produk Kendaraan yang sudah terkenal selalu melakukan promosi promosi.
“Harapan kita dari komisi lV ada juga pamfletnya Dinas kebudayaan dikabupaten Bone, seperti dibandara agar pengunjung bandara juga bisa tau macam macam budaya dan situs budaya yang ada dikabupaten, dan rasa penasarannya itu akan tumbuh untuk mengetahui lebih jauh tantang situs dan kebudayaan yang ada dikabupaten Bone”. Harap Rangga
Adapun SKPD yang diundang Komisi IV yakni Direktur BLUD RSUD Tenriawaru Kab.Bone, Kadis Pendidikan Kab.Bone, Kadis Kesehatan Kab.Bone, Kadis Sosial Kab.Bone, Kadis Ketenaya Kerjaan Kab.Bone, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Bone,Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Kab.Bone, Kadis Kepemudaan dan Olah Raga Kab.Bone, Kadis Kebudayaan
Reporter : Jumardi
Editor : Agus














