BOME, LENSASATU.COM – Sosok muda Rismono Sarlim anggota DPRD Kabupaten Bone membuktikan tekadnya terhadap demokrasi partisipatif melalui serangkaian kegiatan reses yang intens di Dapilnya.
Legislator muda Fraksi Golkar ini menunjukkan kepiawaian dalam menerjemahkan mandat konstituen melalui pendekatan personal dan strategis.
Melalui reses masa sidang I Tahun 2024/2025 yang digelar di Dua lokasi berbeda. Kelurahan Toro Kecamatan Tanete Riattang Timur dan Kelurahan Bulu Tempe Kecamatan Tanete Riattang Barat, Sabtu (7/12/2024).
Rismono tidak sekadar melakukan rutinitas politik belaka, melainkan menghadirkan ruang dialogis yang substantif dengan masyarakat.

Kehadiran ratusan warga dalam acara tersebut dalam setiap titik Lokasi menandakan antusiasme publik terhadap perwakilan politiknya.
Rismono Sarlim berhasil mendapatkan kursi di DPRD setelah meraih suara tertinggi di internal Partainya di dapil l, Pencapaian itu bukan sekadar angka, melainkan representasi kepercayaan konstituen terhadap kapasitas politiknya.
Fokus politiknya yang strategis terlihat dari usaha untuk memperjuangkan penanggulangan bencana, khususnya yang terjadi di pelosok serta pelayanan dasar Kependudukan.
Dalam reses itu Rismono menyampaikan Terima Kasih kepada warga kelurahan Toro yang telah memilih dirinya duduk di DPRD Bone, hal yang sama juga disampaikan di kelurahan Bulu Tempe.
” Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada warga kelurahan Toro yang sudah memberikan saya 228 suara, ” Kata Rismono.
Disamping itu, Ia mengungkapkan bahwa reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota DPRD dan Amanah UU 23 tahun 2014 serta PP 12 tahun 2018.untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Sebagian besar aspirasi masyarakat lebih fokus pada permasalahan infrastruktur, seperti perbaikan jalan Poros kelurahan lonrae dan Toro Yang dianggap kerusakanya sangat parah, drainase, Juga sumur Bor untuk pengairan sawah.
Salah satu masyarakat mengeluhkan salah satu irigasi yang tidak sampai di sawah sawah yang ada di lingkungan Balakang, Toro. Sehingga mereka kesulitan dalam pengairan sawah.
” Irigasi yang ada di kelurahan cellu tidak mampu sampai ke lingkungan Balakang sehingga Kami mengusulkan agar ada sumur bor, karena saya melihat pengunaan sumur bor itu di kelurahan lain sangat efektif sekali, “. Ucap Ikbal.
Di kelurahan Bulu Tempe warga mengusulkan pelebaran jalan yang mana sudah dianggap sudah tidak seimbang lebar jalan dengan kapasitas kendaraan yang mengakibatkan setiap minggu ada terjadi kecelakaan.
Kemudian masyarakat juga meminta jalan paving blok yang lansung tembus ke pasar Sentral palakka agar memudahkan akses masyarakat Bulu Tempe ke kepasar Sentral Palakka.
” Kami juga meminta agar ada pelatihan UMKM apalagi masyarakat di sini Bulu Tempe kreatif dalam masakan juga jajanan, ” Ucap Warga.
Terkait usulan yang disampaikan oleh peserta reses Rismono mengatakan, usulan pelebaran jalan, jalan paving blok dan Drainase serta yang lainnya akan diupayakan terealisasikan nanti tahun 2026 mendatang.
” Pelebaran jalan itu saya tidak bisa lansung realisasikan karena banyak memekanimenya, tetapi kalau lampu jalan Insya allah dalam waktu dekat ini saya akan realisasikan, ” Jelasnya.
” Kecuali lampu jalan tenaga surya haruski menunggu, karena beda lampu tenaga surya, kalau lampu yang biasa bisa pake dana pribadi saya, ” Pungkasnya
Selain itu, Rismono mengaku semua aspirasi usulan masyarakat akan dibawa dalam sidang DPRD Bone dan dilaporkan sebagai bentuk pertanggungjawaban anggota dewan kemudian Pengawalan bakal dilakukan hingga terealisasi.














