Daerah

Sosialisasi Perda Pertanian Organik, Ini Harapan H. Syahrir untuk Warga Bone

507
×

Sosialisasi Perda Pertanian Organik, Ini Harapan H. Syahrir untuk Warga Bone

Sebarkan artikel ini

BONE-LENSASATU|| Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) H. Syahrir, SE melaksanakan Sosialisasi Perda nomor 4 tahun 2022 tentang Pengembangan Pertanian Organik

 

Kegiatan yang dilakukan di Kelurahan Macege, kec. Tanete Riattang Barat, Kab. Bone, pada hari Selasa (16/08/2022) dihadiri kelompok tani di Kelurahan Macege dan para pemuda pemudi petani milenia

H. Syahrir Anggota DPRD provinsi Sulawesi Selatan dari pemilihan Sulsel 7 Berharap Warga Bone Hidup Sehat dengan menyampaikan pentingnya pengembangan pertanian organik untuk meningkatkan hasil produksi. Termasuk menjaga pola hidup sehat masyarakat, karena mengkonsumsi makanan sehat.

BACA JUGA :  Lanjutkan Jemput Bola, Kadis Dukcapil : Ini Murni Anggaran Pribadi

 

“Perda pengembangan pertanian organik ini tidak lagi menggunakan pestisida yang membahayakan masyarakat. Kita harus jaga kesehatan, dengan mengkonsumsi makanan sehat, karena kesehatan itu mahal,” tutur legislator partai Demokrat.

 

H. Syahrir mengatakan, Perda tersebut penting untuk dipahami masyarakat agar dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dengan cara organik.

 

“Kita berharap dengan hadirnya Perda ini, hasil pertanian masyarakat di Kabupaten Gowa dapat meningkat, dan berkesinambungan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.”harapnya.

BACA JUGA :  Pjs Bupati Konut Hadiri Wisuda Universitas Terbuka Kendari

 

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Abdul Rauf yang mendampingi H. Syahrir juga menjelaskan terkait Perda pengembangan pertanian organik.

 

Abdul Rauf mengatakan, bertani dengan cara organik dapat meningkatkan hasil produksi pertanian. Akan lebih besar hasilnya dibandingkan dengan bertani menggunakan campuran bahan kimia.

 

“Jadi kita ini harus berterimakasih kepada H. Syahrir, yang sudah memperjuangkan Perda ini. Beliau betul-betul ingin perjuangkan petani kita di Kabupaten Bone, Selama ini pemakaian pupuk anorganik mengandung Residu yang dapat mengganggu kesehatan tanah dan manusia bila dikonsumsi.” Ungkapnya

BACA JUGA :  AAP Mengajak Petani Tidak Cuman Terfokus Pada Kakao dan Tebu, Tapi Mencoba Sektor Kelapa Sawit

 

 

Reporter : Jumardi

Editor       : Agus

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *