BONE, LENSASATU.COM – Menindaki aduan Guru SD Inpres 3/77 Bajoe terkait bau tidak sedap akibat limbah ikan pedagang pasar rakyat bajoe, yang menganggu proses belajar mengajar.
Pj. Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra langsung mengintruksikan Camat Tanete Riattang Timur Andi Muhammad Iqbal Walinono melakasanakan pembersihan lokasi pasar.
Andi Muhammad Iqbal Walinono mengatakan, Disela-sela kesibukan Pj Bupati mengintruksikan Dirinya sebagai Camat Tanete Riattang Timur dan selaku kepala wilayah untuk menyelesaikan permasalahan adanya bau tidak sedap disekitar pasar bajoe.
” Bau tidak sedap yang dirasakan oleh Guru dan Murid SD Inpres 3/77 serta sebagian masyarakat di wilayah pasar bajoe disebabkan adanya genangan air limbah pedangan ikan dan penumpukan sampah selama beberapa minggu, ” Kata Camat Tanete Riattang Timur.
Selain itu, Penumpukan sampah ini diakibatkan karena tempat sampah Dinas Lingkungan Hidup mengalami kerusakan dibagian dasar bak yang bocor, sehingga bak tersebut beberapa bulan ini di ambil untuk diperbaiki di bengkel.
” Sesuai arahan Bapak Bupati, hari ini Kamis (14/11/2024). Telah dilakukan pembersihan pasar bajoe dengan melibatkan aparat Satgas Kebersihan DLH, Lintas sektor kecamatan tanete riattang timur yang terdiri dari, ”
” Lurah-lurah, UPT Puskesmas Bajoe, UPT KBKS, Kantor Urusan Agama Tanete Riattang Timur, Tim Penggerak PKK Kecamatan, MUI Tanete Riattang Timur, serta Satgas Kebersihan Kecamatan, ” Ucapnya.
Oleh karena itu Kerja Bakti lintas sektor di area wilayah pasar bajoe, sekiranya dapat membersihkan seluruh sampah / limbah-limbah pedagang, Sehinggah lanjut Kata Camat, saluran drainase kembali lancar sampai ketempat pembuangan dan memastikan tidak ada lagi sampah di area pasar bajoe.
” Mari kita semua peduli dan sadar akan kebersihan pasar kita. Jika limbah seperti ini dibiarkan, maka dampaknya akan kembali kepada kita sendiri, ” Pungkasnya.














