BONE-LENSASATU.COM|| Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bone gelar aksi Demo menolak kenaikan harga BBM didepan Gedung DPRD Bone,
Aksi yang diikuti sekitar 100 massa ini dimulai dari tugu Jam lingkaran jalan Masjid dengan mendorong sepeda motor.

Beberapa kendaraan tersebut sengaja didorong sebagai bentuk penolakan terhadap wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
koordinator aksi Rafli Fasha mengatakan bahwa ada beberapa tuntutan mereka dalam aksi ini. Menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi
“Kenaikan harga BBM akan mengorbankan kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah, terutama pelaku UMKM yang belum sepenuhnya pulih akbat pandemi Covid-19,”
“Meminta pemerintah untuk mencabut kebijakan kenaikan tarif dasar listrik,
mendesak pemerintah untuk memberantas mafia di sektor minyak dan gas (Migas) dan pertambangan dengan melakukan penegakan hukum yang adil dan transparan dari hulu ke hilir,”
“Mendesak DPRD dan Pemda Kabupaten Bone untuk melakukan pengawasan terhadap alokasi pemakaian BBM yang bersubsidi tepat arah dan
mendesak DPRD Kabupaten Bone untuk menghadirkan seluruh penanggung jawab SPBU yang ada di Kabupaten Bone.” Jelasnya

Setibanya didepan kantor DPRD kabupaten Bone sejumlah massa melakukan aksi bakar ban sambil meneriaki Anggota DPRD untuk keluar kedepan halam kantor menemui Mahasiswa yang berunjuk rasa.
Hal itu direspon cepat oleh ketua komisi l dan Sejumlah anggota komisi l DPRD untuk menemui Massa diantaranya, H. Saifullah, Andi Heryanto Bausad dan H. Kahar, menemui Massa lansung dijalan.
Namun kedatangan mereka membuat sejumlah massa tidak merasa puas, mereka berharap ketua DPRD yang turun menemui mereka.
Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan yang sempat menemui Massa mengaku pihaknya menyatakan sikap ikut menolak wacana kenaikan harga BBM itu.

“Berdasarkan peraturan perundang-undangan kewenangan kami di DPRD ini kami tidak punya ruang untuk memutuskan. Namun memberikan dukungan sebagaimana yang disampaikan mahasiswa dengan melakukan koordinasi dengan jaringan fraksi kami di DPR RI,”
Selanjutnya Irwandi menuturkan selain itu aspirasi terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi. Mereka memastikan agar BBM subsidi ini harus digunakan oleh yang berhak.
“Kami sudah melakukan RDPU dengan semua pihak (SPBU, Polres Bone, OPD Pemkab Bone). Tentunya pihak kepolisian juga sudah melakukan penangkapan terhadap oknum dan kami akan meningkatkan pengawasan.” tutur Irwandi.
Para mahasiswa selanjutnya masuk kekantor DPRD tepatnya di gedung Aspirasi, para mahasiswa ini bertemu sejumlah Anggota DPRD dan sejumlah pihak SPBU dan menggelar audiensi selama berjam-jam di Ruang Aspirasi.
Aksi demo ini berlangsung tertib hingga para mahasiswa membubarkan diri setelah ketua DPRD Bone Irwandi Burhan menandatangani surat kesepakatan.
Laporan : Jumardi
Editor : Agus













