Daerah

57 Tahun Semen Tonasa: Ribuan Warga Tumpah Ruah, Andi Rio Ingatkan Aset Ini Warisan untuk Anak Cucu

1896
×

57 Tahun Semen Tonasa: Ribuan Warga Tumpah Ruah, Andi Rio Ingatkan Aset Ini Warisan untuk Anak Cucu

Sebarkan artikel ini

Perayaan HUT ke-57 PT Semen Tonasa bukan sekadar olahraga bersama, tetapi pesan besar tentang menjaga keberlanjutan aset industri dan sosial di Kabupaten Pangkep.

 

PANGKEP, LensaSatu.com || Suara riuh, tawa, dan langkah kaki ribuan orang menggema di kawasan perumahan karyawan PT Semen Tonasa, Minggu pagi (19/10/2025).

Udara pagi yang segar bercampur semangat kebersamaan dalam Fun Walk HUT ke-57 PT Semen Tonasa. Sekitar 20 ribu peserta dari berbagai kalangan tumplek di satu titik bukti bahwa perusahaan ini bukan hanya mesin industri, tetapi bagian dari denyut sosial masyarakat Pangkep.

Gelaran tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Pangkep, Dr. Muhammad Yusran Lalogau, bersama jajaran Direksi dan Komisaris PT Semen Tonasa, serta unsur Forkopimda. Rute sejauh lima kilometer melintasi pemukiman karyawan, simbol keterikatan antara perusahaan dan masyarakat di sekitarnya.

“Ini bukan sekadar olahraga, tapi bentuk kedekatan dan keakraban antara perusahaan dengan warganya,” ujar Bupati Yusran dalam sambutan yang sarat pesan sosial.

Beberapa jam sebelumnya, semangat serupa juga tampak dalam Batara Run di Alun-Alun Citramas, kegiatan yang mempertegas bahwa olahraga kini menjadi jembatan interaksi sosial dan simbol kemajuan daerah.

BACA JUGA :  Dinding Bangunan Saluran Induk Irigasi Ambruk, Dua Pekerja Meninggal Dunia, Konstruksi Bangunan Dipertanyakan

Bagi Zol Ahmad Haq, Koordinator 12 Forum Desa Ring 1 Semen Tonasa, acara ini adalah bukti keterbukaan perusahaan terhadap masyarakat.

“Kami dilibatkan langsung sebagai panitia. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi bentuk nyata kolaborasi antara perusahaan dan warga. Kami merasa menjadi bagian dari perjalanan besar Tonasa,” ujarnya.

Kolaborasi ini bukan hal baru. Selama puluhan tahun, PT Semen Tonasa dikenal sebagai salah satu BUMN strategis yang tidak hanya menopang ekonomi Pangkep, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, infrastruktur sosial, serta pemberdayaan desa sekitar.

“Dulu, banyak pemuda kami yang harus merantau. Sekarang sebagian besar bisa bekerja di area sekitar Semen Tonasa, baik sebagai karyawan maupun mitra usaha,” ungkap salah satu warga Desa Biringere yang ikut berjalan kaki sambil membawa anaknya.

Dalam pidatonya, Direktur Utama PT Semen Tonasa, H. Anis, menegaskan bahwa usia 57 tahun menjadi titik refleksi penting bagi perusahaan.

“Kami tidak hanya ingin dikenal sebagai produsen semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia, tapi juga sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat. Semangat kebersamaan ini adalah fondasi bagi keberlanjutan Tonasa,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bupati Konawe Utara Hadiri Gala Dinner Musrenbang RKPD Sultra 2026

Anis menyebut, sejumlah program sosial dan lingkungan terus dijalankan, mulai dari pemberdayaan UMKM, penanaman pohon di area bekas tambang, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda.

Baginya, Fun Walk hanyalah simbol kecil dari semangat besar menjaga harmoni antara bisnis dan kehidupan sosial.

Andi Rio Idris Padjalangi Komisaris Utama PT. Semen Tonasa Indonesia

Momen HUT kali ini juga dihadiri, Andi Rio Idris Padjalangi Komisaris Utama PT. Semen Tonasa, yang dikenal sebagai tokoh pejuang daerah. Dalam sambutannya, Andi Rio menyampaikan pesan mendalam.

“Saya hanya ingin menitip pesan kepada warga dan sahabat di Pangkep, khususnya di wilayah Semen Tonasa. Mari sama-sama kita jaga aset ini dengan sungguh-sungguh. Ini bukan hanya milik perusahaan, tapi bagian dari kehidupan kita semua. Jika satu bagian rusak, maka semuanya akan ikut merasakan dampaknya,” ungkapnya.

“Semen Tonasa sudah bertahan selama 57 tahun, dan saya berharap bisa terus berdiri kokoh hingga dinikmati anak cucu kita nanti,” lanjutnya.

Pernyataan itu seolah menjadi pengingat bahwa industri besar seperti Semen Tonasa bukan hanya soal profit, tetapi tentang warisan keberlanjutan yang menentukan wajah ekonomi Pangkep di masa depan.

BACA JUGA :  Bangkitkan Minat Bertani, A. Asman Tandur Bareng Dengan Petani dan Lomba Tanam Padi

Di sela acara, suasana hangat tersaji ketika mantan calon Bupati Pangkep, dr. Andi Nusawarta, yang kini menjabat sebagai Komisaris PT Semen Tonasa, tampak berbaur bersama masyarakat. Ia

bahkan terlihat berpelukan dengan Bupati Yusran, menciptakan simbol persatuan yang langka di tengah suhu politik lokal yang biasanya tegang.

Momen itu menjadi sorotan, memperlihatkan bagaimana perusahaan besar bisa menjadi ruang netral yang menyatukan banyak pihak politikus, pejabat, dan masyarakat dalam satu langkah yang sama.

Fun Walk hanyalah satu hari dari 365 hari perjalanan panjang PT Semen Tonasa. Namun dari ribuan langkah kaki yang berpadu di pagi itu, tersimpan pesan bahwa pembangunan sejati tidak lahir dari beton semata, melainkan dari kebersamaan dan kepedulian sosial.

Selama lebih dari setengah abad, perusahaan ini bukan hanya memproduksi semen, tapi juga mencetak solidaritas.

Dari Pangkep, Tonasa telah menancapkan akar yang kuat akar yang menyerap semangat kerja keras, gotong royong, dan harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan manusiawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *