Daerah

Ini Diharapkan AAP kunker ke Sulteng

427
×

Ini Diharapkan AAP kunker ke Sulteng

Sebarkan artikel ini

 

 

KENDARI, LENSASATU.COM – Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin mengharapkan target penyerapan bulog minimal bisa sebanyak 1,5 juta ton atau bahkan 2 juta ton sampai bulan Juni 2023.

 

Hal ini ia sampaikan pada saat kunjungan kerja Komisi IV ke Kendari, Sulawesi Tenggara, dimana rombongan komisi IV DPR didampingi Direktur Jenderal Tanaman Pangan, saat melakukan kunjungan kerja ke Bulog Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Senin (20/2/2023).

 

Akmal menerangkan, bahwa Seiring dengan musim panen raya padi awal 2023 yang berlangsung di banyak wilayah di Indonesia, Komisi IV DPR RI menegaskan produksi gabah dan beras dalam negeri saat ini melimpah ruah.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Tinjau Program Pompanisasi di Bone, Andi Asman Sulaiman : Petani Bersyukur dan Berterima kasih ke Mentan

 

“Oleh karena itu, Bulog perlu menyerap beras dalam negeri dengan harga yang fleksibel agar serapannya dapat optimal,” kata Akmal.

 

Legislator asal Sulawesi Selatan II ini terus mendorong Perum Bulog untuk menyerap gabah petani secara maksimal dengan harga yang fleksibel di tengah masa panen raya yang sedang berlangsung awal tahun ini.

 

Dihadapan dirjen tanaman pangan, Akmal menyampaikan dorongan ini sekaligus pada fungsi pengawasan saat reses persidangan III tahun sidang 2022-2023 di Provinsi Sulawesi Tenggara di Bulog Kota Kendari.

BACA JUGA :  SEKDA SULTRA SERAHKAN PENGHARGAAN SATYALANCANA KARYA SATYA, SK PENSIUN, DAN APRESIASI KAFILAH MTQ PADA PERINGATAN HARI KORPRI 2024

 

“Kenapa? karena kita tahu Bulog selama ini adalah pedagang, sehingga target penyerapan beras untuk Cadangan Beras Pemerintah minimal 1,5 juta ton, syukur-syukur 2 juta ton sampai dengan bulan Juni ini karena musim panen sedang berlangsung di mana-mana.”ungkapnya

 

Kata Anggota Fraksi Partai PKS Produksi kita cukup melalui data BPS, yang merupakan data yang dijamin oleh negara.

 

Pria kelahiran Bone ini. menguraikan Bulog mengutamakan pembelian dalam negeri sangat penting dan memiliki dampak yang positif terhadap perekonomian dalam negeri. Pasalnya, memberikan keuntungan langsung kepada petani.

BACA JUGA :  Sekda Konawe Dorong Peningkatan Pelayanan Lewat Forum Konsultasi Publik

 

“Oleh karena kita terus meminta Bulog melakukan pembelian beras di dalam negeri dengan harga fleksibilitas. Ini harus di realisasi. Saya kira kuncinya di situ karena Bulog dituntut juga untuk melakukan operasi pasar. Bagaimana bisa operasi pasar kalau tidak punya stok. Dengan pembelian dalam negeri, maka petani pun diuntungkan,” tegas Andi Akmal Pasluddin

 

Reporter, Tim

Editor, Red

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *