Daerah

Berdalih Sumbangan, Pungutan Dana PIP Dikeluhkan Orang Tua Siswa

2538
×

Berdalih Sumbangan, Pungutan Dana PIP Dikeluhkan Orang Tua Siswa

Sebarkan artikel ini

 

BONE, LENSASATU.COM Sejumlah Orang Tua siswa SD Negeri 31 Pasempe penerima dana Program Indonesia Pintar ( PIP ) tahun 2023 mengeluh.

Hal itu dikeluhkan para orang tua siswa yang dimintai pungutan yang berdalih Sumbangan untuk Pembangunan masjid dan Lapangan sekolah.

” Ditentukan. Lapangan 80 ribu, musholla 50 ribu belum Lagi yang di gunakan jabat tangan Karena ada juga yang kasi 50 ribu jadi kita tidak enak kalau tidak kasi 50 juga,” Ucap Sumber yang minta tidak sebutkan namanya.

Sumber mengatakan Anaknya menerima dana PIP sejumlah Rp. 450.000 tapi setelah menyerahkan sebagian dengan alasan sumbangan jadi bersihnya Rp. 270.000.

” Rp. 450.000 diterima Anak ku terus keluar 180 ribu jadi sisa 270 saya rasa tidak cukup karena mau dikasih lengkapi mulai seragam hingga buku, baru disetor kwitansinya ke sekolah,” Ungkapnya.

BACA JUGA :  Kodim 1407/Bone Rem 141/TP Gelar Apel Kesiapan Bersama Danyon Brimob Bone 

Bahkan masih kata Sumber orang tua yang belum menyetor sumbangan diingatkan melalui chat dari pihak sekolah.

” Yang sudah terima dana PIP mungkin sudah semua menyetor karena yang belum itu di Chet Ki bilang belum Pi itu kita menyetor, ” Katanya.

Jumriati Kepala Sekolah SD Negeri 31 Pasempe yang ditemui Awak media, membenarkan terkait permintaan sumbangan untuk Lapangan Sekolah dan Musholla.

Namun Kepala Sekolah menolak kalau itu disebut pungutan, kemudian dia juga membantah tidak pernah menentukan nominal sumbangan seperti yang disampaikan Narasumber.

” Itu bukan pungutan tetapi sumbangan, sumbangan berarti sukarela sesuai kemampuan orang tua siswa dan ada pada berita acara kami, ” kata Jumriati, Senin (22/01/2023).

BACA JUGA :  Rajin Bersih-bersih Lingkungan, Camat Tampan Ini Libatkan UPT Hingga DLH

Selanjutnya, Jumriati menjelaskan, kegiatan itu yang melaksanakan adalah komite, permintaan sumbangan kepada orang tua siswa itu sendiri telah diputuskan oleh komite melalui rapat akhir tahun 2023 lalu, itu disepakati oleh semua orang tua siswa.

“Disitulah mereka menyumbang sesuai kemampuan mereka kemudian dana sumbangan yang terkumpul itu dikelola sendiri oleh bendahara Komite bukan saya, ” Sebutnya.

Saat ditanya persoalan pihak siapa yang menge chet orang tua siswa belum menyumbang, Jumiati menjawab bukan dari pihak Dia.

” Yang Chet Orang tua siswa itu dari pihak komite bukan dari kami, ” Singkatnya.

Masih kata Jumiati, Kalau Musholla itu dari awal, beberapa bulan yang lalu mereka menyumbang karena mereka melihat Musholla itukan tidak ada pos nya di dana Bos.

BACA JUGA :  Banyak Warga Terancam Kehilangan Hak Pilih, Disdukcapil Butuh Anggaran

“Jadi saya sampaikan ke komite, kemudian komite menyampaikan orang tua siswa merek merespon makanya ada yang membantu dengan tenaga dan juga dana, ” Pungkasnya .

Sementara Mansur selaku ketua Komite Sekolah pun membenarkan hal tersebut dengan menyampaikan kepada orang tua siswa.

“Saya sampaikan kepada orang tua siswa bahwa saya minta keihklasan nya sesuai dari hati nurani berapa kemampuan nya, Karena ini bukan kepentingan pribadi tapi untuk ana anak,” Jelas Mansur.

” Kalau untuk lapangan ini baru di Desember karena kalau musim hujan becek kasian baju anak anak,” Tuturnya

 

Reporter : Jumardi Ricky

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *