Nasional

Kisruh Pemilihan Kepling, Warga Gruduk Kantor Camat Medan Denai

587
×

Kisruh Pemilihan Kepling, Warga Gruduk Kantor Camat Medan Denai

Sebarkan artikel ini

MEDAN,LENSASATU.COM – Puluhan warga melakukan unjuk rasa di Kantor Camat Medan Denai, Kamis (13/1), terkait pemilihan Kepala Lingkungan (Kepling) yang dilakukan di Kelurahan Tegal Sari Mandala I dan II.

Salah seorang massa aksi dari lingkungan XIV, Epi, mengatakan bahwa kedatangannya bersama warga Kelurahan Tegal Sari Mandala l dan ll untuk menuntut keadilan kepada Camat Medan Denai terkait adanya dugaan pengangkatan kepala lingkungan dengan jasa orang dalam dan ‘pelicin’.

BACA JUGA :  Kunjungi Kodam XII/Tpr, Ini Pesan Kasad Dudung Abdurachman.

Menuntut keadilan kebenaran karena di sini pemilihan kepling tidak adil, dia yang tidak melakukan persyaratan dia yang menang,” kata Epi.
Menurutnya dalam proses pemilihan, minimal untuk menjadi kepling harus memiliki dukungan 30 persen dari jumlah masyarakat.

Selain itu kecurigaan masyarakat terkait calon Kepling XIV, Tegal Sari Mandala ll, tidak adanya nama Diana Bernadette Sinurat dalam pendaftaran, namun saat ujian nama tersebut justru terdaftar.
“Di pendaftaran tanggal 20 sampai 27 nama dia tidak ada di pendaftaran, kenapa dia bisa ujian tulisan di tanggal 3, wawancara tanggal 4 dia hadir sementara nama pendaftaran calon kepling tidak,” ungkap Epi.
Bahkan tim verifikasi dari kecamatan, sambungnya, malah memenangkan suara yang dominan tidak direstui rakyat sehingga terkesan ada titipan terhadap calon terpilih

BACA JUGA :  Kecelakaan Maut, Pemotor di Batubara Tewas Dihantam Bus PMH

Dia dimenangkan, yang menangkan dia siluman, 300 lebih, 140, 120, 40 suara bisa yang menang 140 suara,” jelasnya.
Warga lainnya bermarga Pasaribu yang tinggal di Lingkungan XII, Tegal Sari Mandala I, mengeluh atas tindakan pihak kecamatan yang menerapkan sistem destinasi kepada para kepala lingkungan dengan cara menurunkan jabatan tersebut.

Mengangkat menantunya, namanya Robi tanpa ada pemilihan, inikan tidak sehat dalam pemerintahan, harusnya ini tidak terjadi,” tegas Pasaribu.

BACA JUGA :  Ketua DPD IMM Sultra Kecam Tindakan Represif Polisi, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri

Reporter : Syafruddin
Editor : Agustian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *