Nasional

Ketua IMM Sultra Mengecam Pernyataan Kontroversial Anggota DPR RI

398
×

Ketua IMM Sultra Mengecam Pernyataan Kontroversial Anggota DPR RI

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Ketua DPD IMM Sultra Alim Amri Nusantara. Foto : Medi Lensasatu. Com.

JAKARTA-LENSASATU. COM. ||. Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), Alim Amri Nusantara, mengecam keras pernyataan kontroversial anggota DPR RI yang menyebut demonstran sebagai “Orang Tolol Sedunia”. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap demonstrasi mahasiswa yang menyerukan pembubaran DPR.

Perkara ini bermula ketika demonstrasi mahasiswa di DPR RI terkait kenaikan gaji DPR dan isu lainnya memicu pernyataan kontroversial dari anggota DPR RI. Alim Amri Nusantara menilai bahwa pernyataan tersebut tidak sesuai dengan etika berkomunikasi yang baik dan meminta anggota DPR RI untuk lebih bijak dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Vaksinasi Corona untuk Anak-Booster di Medan Bakal Dimulai Pekan Depan

IMM Sultra mengecam pernyataan kontroversial anggota DPR RI dan meminta agar mereka lebih bijak dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut dan meminta anggota DPR RI untuk lebih bijak dalam berkomunikasi,” kata Alim Amri Nusantara.

IMM Sultra juga menekankan pentingnya menjaga etika berkomunikasi dalam berinteraksi dengan masyarakat, terutama dalam konteks politik.

BACA JUGA :  Rumah Kosong di Congkel Maling, Hp Hingga Komputer Raib.

“Etika berkomunikasi sangat penting dalam politik, dan kami berharap anggota DPR RI dapat lebih bijak dalam berkomunikasi,” tambah Alim Amri Nusantara.

IMM Sultra juga menghimbau agar demonstran tetap tenang dan tidak terpancing dengan pernyataan provokatif.

“Kami menghimbau agar demonstran tetap tenang dan tidak terpancing dengan pernyataan provokatif,” kata Alim Amri Nusantara.

BACA JUGA :  Bencana Banjir Di Aceh Makin Meluas, Aceh Gawat Darurat

Dengan demikian, IMM Sultra berharap agar anggota DPR RI dapat lebih bijak dalam berkomunikasi dengan masyarakat dan menjaga etika berkomunikasi yang baik. *(Red)*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *