Metro Kota

Bank Sultra Berhasil Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp419,6 miliar, Meningkat dibandingkan Capaian Tahun 2024

438
×

Bank Sultra Berhasil Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp419,6 miliar, Meningkat dibandingkan Capaian Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
Ketgam: PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan pada tahun buku 2025

Kendari,LENSASATU.COM|| PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan pada tahun buku 2025. Di tengah dinamika ekonomi nasional, Bank Sultra berhasil membukukan Laba Bersih sebesar Rp419,6 miliar, meningkat dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar Rp418,4 miliar.

Secara akumulatif sejak tahun 2020, laba bersih bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara ini telah melonjak signifikan sebesar 61,38%.
Total Aset Bank Sultra per 31 Desember 2025 mencapai Rp14.814 miliar, tumbuh 5,03% dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi kredit yang mencapai Rp9.581 miliar, naik 3,25% dari tahun 2024.

BACA JUGA :  BPC HIPMI MUNA BARAT: REKOMENDASI KAMI FINAL PADA DIRGA MUBARAK

Gubernur Sulawesi Tenggara selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), Bapak Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini.

Beliau menekankan bahwa Bank Sultra merupakan aset terbesar daerah yang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Bank Sultra harus menjadi solusi daerah dan mitra utama bagi Bapak/Ibu Bupati serta Walikota dalam membiayai proyek strategis daerah serta memberdayakan UMKM di wilayah masing-masing. Sinergi KUB dengan Bank Jatim harus menjadi lompatan besar bagi kita untuk memperkuat permodalan dan daya saing yang setara dengan bank nasional,” tegas Bapak Gubernur.

BACA JUGA :  Sekda Kendari Hadiri HPN di Serang, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah Daerah

Sejalan dengan arahan tersebut, Direktur Utama Bank Sultra, Bapak Andri Permana Diputra Abubakar, menjelaskan bahwa penguatan sektor produktif menjadi fokus utama perusahaan.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan Kredit Modal Kerja sebesar 23,50% dan Kredit Investasi yang tumbuh 37,16%. Keberhasilan ini juga didukung oleh penyaluran KUR kepada debitur UMKM serta optimalisasi KUR Alsintan untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

BACA JUGA :  Heboh !! Nelayan Matras Beralih Profesi Menjadi Penambang Pasir Timah

Editor:Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *