Aksi spontan Andi Amran Sulaiman saat ngabuburit di Bone, borong dagangan pedagang kecil dan instruksikan dibagikan gratis ke warga menjelang berbuka
Bone, LensaSatu.com || Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, borong takjil di Bone, Selasa (17/3/2026), lalu membagikannya secara gratis kepada warga saat ngabuburit.
Dalam kunjungan di kampung halamannya itu, Mentan didampingi Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman. Keduanya tiba di lokasi menjelang waktu berbuka puasa, saat aktivitas jual beli takjil tengah ramai dipadati warga.
Kehadiran Mentan langsung menarik perhatian masyarakat. Ia terlihat berjalan menyusuri deretan pedagang, menyapa warga, sekaligus berdialog langsung dengan penjual takjil.
“Berapa semua ini, Bu?” tanya Andi Amran kepada salah satu pedagang.
“Empat ratus ribu rupiah,” jawab pedagang tersebut.
Tanpa proses tawar-menawar, Mentan langsung memutuskan membeli seluruh dagangan.
Bahkan Mentan Andi Amran mengeluarkan uang tunai sebesar Rp1,5 juta, melebihi harga yang disebutkan pedagang.
“Bagikan semua ya ke masyarakat dengan gratis,” ujar Mentan kepada pedagang.
Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti di lokasi. Takjil yang telah diborong dibagikan kepada warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa.
Masyarakat tampak antusias dan berkerumun untuk mendapatkan makanan gratis.
Sejumlah warga mengaku senang dengan aksi tersebut karena membantu mereka yang belum sempat membeli takjil.
Selain memberi dampak langsung bagi masyarakat, aksi Mentan juga berdampak pada pedagang kecil yang dagangannya habis dalam waktu singkat tanpa risiko tidak terjual.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Ramadan Mentan di daerah, sekaligus momen pulang kampung. Interaksi langsung dengan warga dan pelaku usaha kecil menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran pejabat pusat di ruang publik seperti pasar takjil dinilai memperlihatkan pendekatan langsung kepada masyarakat, terutama di momentum Ramadan.
Ngabuburit di Camming berlangsung dalam suasana ramai dan hangat, dengan pengamanan terbatas serta interaksi terbuka antara pejabat dan warga.














