Daerah

Gubernur Sultra Tinjau Pesawat Airbus A400M di Bandara Haluoleo

3603
×

Gubernur Sultra Tinjau Pesawat Airbus A400M di Bandara Haluoleo

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Usai melaksanakan ibadah umrah, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, tiba di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan

KENDARI – LENSASATU.COM || Usai melaksanakan ibadah umrah, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, tiba di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (27/6/2026), sekitar pukul 10.50 Wita.

Setibanya di bandara, Gubernur langsung meninjau pendaratan perdana pesawat angkut Airbus A400M milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang mendarat di Bandara Haluoleo.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi jajaran TNI AU, Pj. Sekda Sultra, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, serta pejabat terkait lainnya.

BACA JUGA :  DEM Sultra Menduga Kuat PT TMS Kebal Hukum, Sebab Melakukan Aktivitas Pertambangan dalam Kawasan Hutan Lindung

Pada kesempatan itu, Gubernur berkesempatan melihat secara langsung kondisi pesawat, mulai dari ruang kargo hingga berbagai fasilitas di bagian dalam. Ia juga menerima penjelasan dari awak pesawat mengenai spesifikasi, kemampuan operasional, serta peran strategis Airbus A400M dalam mendukung mobilitas udara strategis nasional.

Indonesia kini resmi mengoperasikan dua unit pesawat angkut berat Airbus A400M melalui TNI AU untuk memperkuat mobilitas udara strategis. Unit pertama diserahterimakan pada November 2025, sedangkan unit kedua tiba di Tanah Air pada akhir Maret 2026.

BACA JUGA :  Tersentuh! Pejabat DLH Bone Datangi Ibu Penyapu Jalan yang Terbaring Sakit

Pesawat Airbus A400M memiliki sejumlah kemampuan utama yang mendukung berbagai kebutuhan operasional. Pesawat ini mampu mengangkut beban hingga 37.000 kilogram (37 ton) dengan ruang penyimpanan yang luas. Selain itu, Airbus A400M bersifat multifungsi karena dapat dikonfigurasi untuk berbagai misi, mulai dari pengangkutan logistik militer, evakuasi medis yang dilengkapi modul ambulans udara, hingga penanganan bencana dan pemadaman kebakaran hutan.

BACA JUGA :  Teladan Generasi Muda, Adi Yanto Saputra Sukses Merintis RM Bebek Gurih Sulawesi Terenak di Kendari

Pesawat ini juga memiliki daya jelajah hingga delapan jam penerbangan tanpa henti serta mampu mendarat di landasan pendek maupun medan yang belum beraspal, sehingga dapat menjangkau berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam di Indonesia.

Editor:redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *