13 lorong di Asrama Batalyon A Pelopor ikut dinilai. Kebersihan, tata kelola lingkungan, kreativitas hingga kuliner tradisional menjadi bagian penilaian.
MAKASSAR, LENSASATU.com — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, meninjau langsung lomba antar-lorong di Asrama Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Minggu malam (16/8/2026).
Kegiatan itu digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 13 lorong di lingkungan Asrama Batalyon A Pelopor ikut menjadi peserta dan dinilai dari berbagai aspek.
Kedatangan Kapolda Sulsel disambut langsung Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sat Brimob Fitri Ridwan, Kabag Ops Sat Brimob AKBP Nur Ichsan, Danyon A Pelopor, Danden Gegana serta para Pejabat Utama Sat Brimob.
Suasana asrama malam itu tampak berbeda. Sejumlah lorong dihiasi nuansa merah putih, lampu dan berbagai ornamen bertema kemerdekaan.
Kapolda Sulsel kemudian mengunjungi satu per satu lorong peserta untuk melihat langsung konsep yang disiapkan warga asrama.
Penilaian tidak hanya melihat kebersihan. Tata kelola lingkungan, kreativitas warga hingga penyajian kuliner tradisional juga menjadi bagian dari penilaian.
Tim penilai melibatkan unsur Kelurahan Pabaeng-Baeng dan chef dari luar. Keterlibatan pihak eksternal itu diharapkan membuat penilaian lebih objektif sekaligus memberikan apresiasi terhadap kreativitas warga asrama.
Menariknya, setiap lorong menyiapkan konsep penyambutan berbeda saat Kapolda Sulsel datang.
Sejumlah pertunjukan turut ditampilkan, mulai dari barongsai, tari Padduppa hingga angaru yang diperagakan anak-anak penghuni asrama.
Penampilan anak-anak tersebut membuat suasana kunjungan semakin meriah. Keterlibatan mereka juga menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya melibatkan personel Brimob, tetapi seluruh keluarga besar yang tinggal di lingkungan asrama.
Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan mengatakan, lomba antar-lorong tersebut bukan sekadar mencari pemenang.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus mendorong anggota dan keluarga agar lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggal.
“Kegiatan ini kami harapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar Brimob. Bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana setiap lorong bisa menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kreativitas dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ujar Muhammad Ridwan.
Dia mengatakan, keterlibatan anak-anak dan keluarga anggota juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Selain memberi ruang untuk berekspresi, kegiatan itu dinilai dapat mengenalkan nilai kebersamaan, gotong royong dan cinta Tanah Air sejak dini.
“Kami ingin suasana di lingkungan asrama tidak hanya tertib dan bersih, tetapi juga hidup dengan kebersamaan. Anak-anak juga kita libatkan agar mereka merasakan semangat kemerdekaan dan tumbuh dengan nilai gotong royong,” lanjutnya.
Menurut Muhammad Ridwan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi warga asrama untuk mempererat hubungan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah di Lapangan Tennis Batalyon A Pelopor.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulsel bersama jajaran mencicipi berbagai hidangan tradisional yang disiapkan masing-masing lorong.
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, kunjungannya merupakan bagian dari agenda untuk melihat langsung kegiatan Sat Brimob Polda Sulsel dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dia menyebut lomba antar-lorong tersebut sebagai kegiatan rutin yang mengangkat sejumlah aspek, mulai dari kebersihan, tata kelola lingkungan hingga kuliner tradisional.
“Ini merupakan kegiatan rutin Sat Brimob Polda Sulsel dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Ada lomba antar-lorong yang menyangkut kebersihan, tata kelola dan kuliner tradisional,” ujar Djuhandhani.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan diharapkan bisa membangun kepedulian dan rasa memiliki terhadap lingkungan di kalangan anggota Brimob beserta keluarganya.
“Harapannya, perayaan ini bisa menumbuhkan rasa peduli dan memiliki, sehingga memberikan manfaat bagi seluruh anggota Brimob Polda Sulsel,” katanya.
Semangat kemerdekaan terlihat dari setiap lorong yang ikut berpartisipasi. Mulai dari kebersihan lingkungan, hiasan bernuansa merah putih, pertunjukan seni hingga sajian makanan tradisional, semuanya dikemas dengan kreativitas masing-masing.
Bagi keluarga besar Brimob Polda Sulsel, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan.
Kegiatan itu menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, menghidupkan semangat gotong royong dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari tempat tinggal sendiri.














