JAKARTA, LENSASATU.COM|| Ketua Komisi Pemiliham Umum (KPU) Hasyim Asy’ari bersama Anggota KPU Mochammad Afifuddin, Idham Holik, August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, dan Parsadaan Harahap melakukan audiensi dengan PP Muhammadiyah, di Jakarta, Selasa (3/1/3022).
Ketua dan Anggota KPU diterima oleh Ketua Umum, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si, didampingi Ketua, Dr. Anwar Abbas, MM, Sekretaris Umum, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, dan Sekretaris, M. Izzul Muslimin.

Hasyim menyampaikan, KPU memiliki tanggung jawab sangat besar dalam pemilu, sehingga harus bekerja sama dengan semua pihak termasuk organisasi keagamaan.
KPU ingin Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan membantu menyampaikan pesan pemilu adalah sarana integrasi bangsa, pemilu sebagai sarana mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Dan, Pemilu 2024 akan terselenggara sesuai jadwal lima tahunan”.ungkapnya.

Sedangkan Haedar Nashir berharap ada kesadaran politik kolektif bersama bahwa pemilu adalah ajang membangun persatuan dan kemajuan bangsa”tuturnya
Pemilu harus menjadi titik demokrasi, bukan hanya memperebutkan kursi, tetapi ada hikmah bekerja sama siapa pun yang menjadi pemenangnya” Kata Ketua PP Muhammadiyah
Turut hadir Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima, Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Cahyo Ariawan, serta jajaran pengurus PP Muhammadiyah
Laporan: Hms
Editor: Tim














