AdvertorialDaerah

Anggaran Ketahanan Pangan 104,T, AAP Akan Minta Bukti Pengelolaan

360
×

Anggaran Ketahanan Pangan 104,T, AAP Akan Minta Bukti Pengelolaan

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, Lensasatu.com – Anggaran ketahanan pangan senilai Rp104,2 triliun pada Tahun 2022 telah dialokasikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memperkuat sektor pertanian dan menjaga cadangan pangan

Sementara Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin memperhatikan akan tindakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran tersebut

“Saya akan minta bukti dalam waktu dekat agar pemerintah dapat mengendalikan harga pangan tidak lebih dari 5 persen kenaikannya.” Ungkap Andi Akmal

Lanjut Ia mengatakan, Apa gunanya anggaran besar tapi tak mampu bekerja. Untuk itu, mesti presisi kebijakan dan tindakannya pada persoalan pangan ini

BACA JUGA :  Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hanyut Di Sungai Walannae

“yang selama berpuluh tahun tidak mampu mengendalikan pangan jelang lebaran dengan menekan harga pangan lebih dari 5 persen.” Sebutnya

Politisi PKS ini juga menyimak akan rencana Badan Pangan Nasional yang akan memberikan bantuan pangan berupa komoditas pangan seperti beras, telur, dan ayam. Bantuan pangan akan disalurkan selama tiga bulan, yakni pada Maret, April, dan Mei 2023.

“Kita semua mengetahui, bahwa harga pangan merupakan volatile food, dan memiliki andil besar terhadap inflasi. Untuk itu, mesti serius dan menjadi agenda utama pemerintah dapat memperkuat sektor pertanian

BACA JUGA :  Diduga Suami Oknum Kades melakukan penambangan Ilegal di lokasi tambang Industri

Diantaranya pengembangan sektor hulu hingga hilir mulai dari budidaya pertanian, infrastruktur dan logistik, subsidi pupuk, bunga kredit yang rendah, DAK fisik dan non fisik, serta dana desa terkait ketahanan pangan”, Ucapnya

Legislator asal Sulawesi Selatan II ini menjabarkan, keseimbangan pemerintah dalam kebijakan pangan antara produsen dan konsumen mesti presisi.

Seharusnya ungkap Andi Akmal, Bantuan pangan ini mesti dipastikan agar menjadi solusi kepastian harga yang akan membuat nyaman bagi petani, peternak, pekebun dan pelaku usaha perikanan.

BACA JUGA :  Polda Sultra Ungkap Sindikat Curanmor, 52 Unit Motor Diamankan dan Diserahkan Kembali ke Pemilik Asli

Harga yang baik terjangkau akan memberikan pelayanan kepada masyarakat akan ketersediaan pangan yang mampu melawan stunting karena kecukupan gizi yang tersedia.

“Kita semua minta kepada pemerintah agar Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2023, jangan ada peningkatan harga pada pangan dan aneka tarif angkutan yang akan memberikan efek domino begitu besar.

“Kita akan tagih bukti pengelolaan pangan yang begitu besar ini, termasuk bagaimana alokasi kepada Kementan dan KKP yang seharusnya mendapat porsi yang besar,” tuturnya

 

Editor, Red

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *