BONE, LENSASATU.COM – Pengawas Pemilu di tingkat kecamatan atau Panwascam diminta untuk mengantisipasi isu krusial tahapan logistik guna memastikan pelaksanaan pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2024 nantinya dapat tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat kualitas dan efisiensi dalam pembiayaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Pengawas pemilihan umum (BAWASLU) Kabupaten Bone Alwi dalam Rapat Publikasikan dan Dokumentasi pengawasan Logistik pada pemilu tahun 2024 yang berlangsung pada hari Kamis (28/12/2023) lalu dan diikuti oleh jajaran Panwascam se- Kabupaten Bone dan sejumlah Wartawan

Disebutkan Alwi, Rapat ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Bone untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap logistik Pemilu menjelang hari pemungutan suara tanggal 14 Februari 2024.
Ia menjelaskan salah satu terpentingnya adalah membangun sinergitas dan kolaborasi antara Bawaslu dan teman Media
” Disamping itu pula dalam kegiatan ini kita bisa berbagi informasi yang mungkin telah ditemukan oleh teman teman media yang bisa di jadikan evaluasi buat kami di jajaran tim Bawaslu Bone terkhusus dalam tahapan pendistribusian logistik, ” Ucapnya.
Alwi juga menyampaikan Perhatian teman teman panwascam beserta jajarannya bagaimana memastikan tempat logistik di kecamatan maupun di TPS.
Apalagi sangat rawan pada saat nanti masuk bulan Pebruari yang biasanya sudah masuk musim hujan, jadi disitu menurut Alwi perlu antisipasi penguatan penempatan logistik bagaimana logistik tersebut tetap aman tidak terkena hujan.
” Seluruh panwascam dan jajarannya harus bersiap menghadapi pendistribusian logistik tersebut, kita harus mengantisipasi kondisi Alam, ” Tegasnya
Selanjutnya dijelaskan Alwi bahwa, Sudah ada pemetaan yang dilakukan Bawaslu Bone terkait titik titik rawan pada musim hujan yang bisa merusak logistik pemilu
Masih kata Alwi, Titik rawan selanjutnya adalah proses pengangkutan ke lokasi pendistribusian yang mengunakan sarana transportasi sungai ataupun darat dengan mengunakan kendaraan roda dua ( motor trail ) yang susah dijangkau kendaraan roda empat
“Misalnya khusus di kecamatan cenrana yang sebagian besar pendistribusian logistik itu menggunakan perahu dan Bonto Cani menggunakan motor trail. Itulah nanti yang jadi perhatian jangan sampai terkendala oleh cuaca,” Katanya.
Disamping itu, Dia juga merasa malu kalau ada pengawasan kampanye tidak ditemukan oleh Bawaslu.
“Makanya saya bilang sekarang aktifkan penciuman, kalau dulunya matamu ko tajamkan sekarang tajamkan juga penciumanmu, kalau ada bau bau makan dan banyak orang kumpul perlu di waspadai jangan sampai kampanye, ” Pungkasnya.

Rohzali Putra Badaruddin Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bone Menambahkan, ” terkait afiliasi penyelengara ditingkat PPS dan PPK ini sedang berjalan. Yang perlu di antisipasi disini ditingkat KPPS dan PPS, ” Sebutnya
Dia juga berharap kepada teman teman Media bahwa pertanggal 28 Desember 2023 batas akhir tanggapan masyarakat terhadap rekrutmen KPPS.
” Jadi jika teman teman media mendapatkan informasi jangan dikomsumsi sendiri tapi sampaikan tanggapan masyarakat bahwa ada afiliasinya, jangan setelah lulus baru kiri kanan bilang kenapa lulus itu ada Afiliasi politiknya, ” Tuturnya.
Reporter : Ricky
Editor : Jumardi













