Daerah

Asisten Deputi Kemenpora Meninggal Dunia Saat akan Kunjungan ke Bone mendampingi Mempora

412
×

Asisten Deputi Kemenpora Meninggal Dunia Saat akan Kunjungan ke Bone mendampingi Mempora

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR-LENSASATU.COM||Ary Mulyadi Pria berumur 55 Tahun yang bekerja sebagai Asisten Deputi Kemenpora ditemukan tak sadarkan didalam kamar tempatnya menginap di salah satu Hotel Berbintang yang terletak Jalan AP Pettarani, Kecamatan Tamalate Kota Makassar Hari Jum’at pagi lalu (30/09/2022) pukul 07:45 WITA

Yudi sebagai Marcom Menejer Hotel Saat dikonfirmasi, menceritakan Jum’at Pagi hari, tepat pukul 07.45 pak menteri mencari yang bersangkutan (almarhum),

Kemudian minta ajudannya untuk menelpon tetapi tidak ada jawaban sama sekali, hingga ajudan menteri memanggil karyawan hotel untuk mengecek dikamar,

BACA JUGA :  Jubir Tanggapi Pengunduran Diri Pj Bupati, Karena Fokus Pilkada Atau Hasil Evaluasi

Karyawan hotel lansung bergegas mengetuk pintu kamar namun tidak ada jawaban sama sekali dari dalam kamar yang bersangkutan

“Karena tidak ada jawaban dari dalam maka kami membuka pintu menggunakan kunci cadangan sesuai SOP kami, ”

“ketika dibuka yang bersangkutan sudah terlentang dibawah lantai kamar dengan kondisi tak sadarkan diri. “ujar Yudi

akibat peristiwa tersebut, karyawan hotel menelpon kembali untuk disampaikan ke Tim Menpora dan Almarhum langsung di bawa ke Rumah sakit Faisal, tiba dirumah sakit Dokter mengatakan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal dunia,

BACA JUGA :  Insentif Nakes Covid Terbentur Aturan, Sulit Terbayar

Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Korwil Sulsel, Drs. H. Asri mengungkapkan Ary Moelyadi berkunjung ke Makassar mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dalam rangka menghadiri kegiatan SKJ Pelajar bersama dengan Civitas Akademika Universitas Negeri Makassar (UNM) serta berkunjung ke Bone untuk mengikuti pembukaan Liga Beringin.

“Dalam kunjungan Ary Moelyadi ke Makassar tiba-tiba beliau tak sadarkan diri dan dilarikan ke RS Islam Faisal Makassar,” ungkapnya.

BACA JUGA :  APK PBB Gratis Rio-Amir Dirusak OTK, Jubir : Ada yang Panik

Kemudian, lanjut Asri, pada pukul 08.22 beliau tiba di RS Islam Faisal Makassar dan dari keterangan dr. Inar selaku dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang menanganani Ary Moelyadi menyatakan sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit RSIF.

“Bapak Ary Moelyadi salah satu pendiri dan ujung tombak IGORNAS. Beliau orang baik selama hidupnya selalu membantu dan mendukung seluruh kegiatan IGORNAS,” tuturnya

 

 

 

 

Reporter : Jumardi

Editor      : Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *