Metro Kota

Asisten III Setda Kota Kendari Pimpin Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117

618
×

Asisten III Setda Kota Kendari Pimpin Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Asisten III Setda Kota Kendari Imran Ismail memimpin upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke- 117

KENDARI-LENSASATU.COM.||  Asisten III Setda Kota Kendari Imran Ismail memimpin upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke- 117. Upacara ini dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Balai Kota Kendari, Selasa (20/5/2025).

Asisten III Setda Kota Kendari Imran Ismail yang membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Republik Indonesia mengatakan, kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Kita sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah.

BACA JUGA :  Wali Kota Kendari Siap Luncurkan Bantuan Modal Usaha Rp5 Juta Tanpa Bunga dan Agunan untuk UMKM

117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan.

“Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri,” ucapnya.

Lebih lanjut, bangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa.

BACA JUGA :  Putuskan Mata Rantai Covid-19, Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Massal di Kabupaten Konawe

“Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup, yang menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks

“Disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita,” tuturnya.

Dalam sambutan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia juga menjelaskan bahwa, di bidang kesehatan, hingga 19 Mei 2025 tercatat sebanyak 4,15 juta orang sudah menerima layanan lengkap pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), dan masih terus bertambah mengingat jumlah pendaftar layanan PKG tercatat lebih dari 6 juta orang.

BACA JUGA :  Kapolres Loteng Dampingi Kakorlantas Tinjau Persiapan MotoGP

“Layanan ini juga semakin mudah dijangkau lewat pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat bisa mencari informasi kesehatan, konsultasi dokter secara daring, dan mengakses layanan medis langsung dari ponsel mereka,” jelasnya.

 

Reporter: Red

Editor: Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *