
PANGKALPINANG, LENSASATU.COM- Wilayah kulan kampak Kel Tua Tunu Kec Gerunggang yang penduduknya belum begitu padat hanya ada beberapa rumah warga yang ada di wilayah tersebut selebihnya kebun masyarakat bahkan sebagian wilayahnya seperti hutan karena masih banyak pepohonan.
Karena tergolong tempatnya sepi maka di manfaatkan oleh mafia Bahan Bakar Besubsidi (BBM) untuk melancarkan aksinya, karena segala kegiatannya jarang sekali di ketahui masyarakat sekitar kecuali masyarakat yang memang berkebun didaerah itu.
Pantauan media ini dilokasi (16/01) lokasi yang tidak jauh dari jembatan jerambah gantung tepat di depan rumah panggung berwarna hijau terdapat sebuah tangki besar yang diduga untuk menimbun BBM bersubsidi jenis solar.
Hal itu dipertegas oleh tetangga samping rumah yang mengaku sebagai adik dari pemilik rumah panggung berwarna hijau jika tangki tersebut mamang bekas tangki solar.
“itu tangki bekas kaka saya dulu main solar tapi sekarang sudah tidak lagi”, ucap Y saat dibincangi (16/01)
Informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat yang berkebun di wilayah kulan (16/01) sempat beberapa kali masuk mobil tangki BBM berwarna putih biru.
“sempat beberapa kali saya melihat mobil tangki BBM berwarna putih biru masuk ke sini pak (red-wartawan) tapi saya mau apa”, singkat SN
Biasanya mobil tangki masuk ke sini (red-perekbunan kulan) sore pokoknya lepas magrib, tutup SN
Reporter : ALDO













