BONE-LENSASATU.COM|| Sejumlah warga dusun Bance, Desa Polewali, Kecamatan Sibulue , Kabupaten Bone mengeluhkan kondisi jalan yang kini rusak parah di beberapa titik, berbatu dan lumpur sehingga disaat musim penghujan jalanan jadi licin.
Akibat jalan rusak tersebut sejumlah pengendara sepeda motor sering terjatuh akibat roda terpeleset menginjak batu berukuran besar nan licin atau lumpur yang cukup tinggi dan menyulitkan mengendalikan laju kendaraan.

Jalan ini terletak di dusun Bance RT 01, jalur jalan satu satunya untuk menuju pasar atau ibu kota kecamatan, dan merupakan jalur yang sering dimanfaatkan Anak-anak untuk berangkat sekolah setiap hari dan juga jalan penghubung antara dua desa yaitu desa Polewali dan Desa Cinnong kec. Sibulue.
Salah satu warga Desa yang enggan disebutkan namanya mengutarakan, anak-anak seringkali terlambat tiba di sekolahnya, akibat rusaknya jalanan ini. Pada sejumlah titik berlubang dan digenangi air.
Ditambah lagi sepanjang jalan ini becek pada musim hujan sehingga warga khususnya anak-anak sekolah terpaksa membuka sepatu dan menggulung celana dan roknya saat melintas.
Padahal menurutnya jalan itu adalah jalur utama yang selama ini menjadi tumpuan aksea warga Desa Polewali dan warga Desa Cinnong.
“Jalanan ini sungguh hancur sudah sering ada Anak anak sekolah yang terjatuh ketika melintas karena tergelincir, tapi sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah dan kepala desa untuk memperbaikinya,” ujarnya
Menurut informasi dari warga jalan yang mengalami kerusakan sangat parah ini hampir 2 kilometer dan sudah mengalami kerusakan selama tiga tahun Tampa ada perbaikan.
“Kami bingung harus mengadu kemana karena kami sudah mengadu ke kepala desa tapi ya kondisinya masi seperti ini, kasian Anak anak kami, Bayangkan bagaimana perjuangan warga dan anak-anak tiap hari harus menikmati jalan seperti itu.” Tuturnya
Warga sangat berharap ada perbaikan dari Pemkab atau pihak terkait sehingga akses jalan minimal bisa dilewati tanpa was-was kecelakaan atau terperosok lagi
Reporter : Jumardi
Editor : Agus













