Daerah

Jembatan Gantung Belum Dibangun, Danramil Pelopori Pembuatan Jembatan Darurat

673
×

Jembatan Gantung Belum Dibangun, Danramil Pelopori Pembuatan Jembatan Darurat

Sebarkan artikel ini

 

BONE-LENSASATU.COM|| Setelah pasca putusnya jembatan gantung yang mengakibatkan 30 warga yang melintas semua jatuh ke sungai pada awal Agustus 2022 lalu.

Sementara belum dibangun jembatan yang baru, warga pun berinisiatif membangun jembatan darurat sementara secara gotong – royong.

Gotong – royong yang diprakarsai Personel Koramil 1407-18/Kajuara bersama warga Desa Polewali membuat jembatan penyeberangan darurat penghubung antar Kelurahan Awang Tangka, dan Desa Polewali, Kecamatan Kajuara, Minggu (21/08/2022)

Proses pembangunan jembatan darurat ini dengan menggunakan bahan-bahan kayu yang ada di lokasi sekitar jembatan dan dikerjakan secara swadaya dari masyarakat,

BACA JUGA :  Hadiri Rapat Koordinasi Verifikasi Faktual, Ketua Bawaslu Bone : Ada 9 Parpol Akan Diverifikasi Faktual

Jembatan darurat yang di bangun saat ini merupakan akses utama yang di lalui masyarakat dan hanya terdapat satu perahu yang bolak-balik menyeberangkan warga untuk beraktifitas maupun pergi bersekolah bagi para siswa

Danramil Kajuara Peltu Muh.Asap yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kepada masyarakat yang hadir, dengan bahu-membahu bersama TNI.

“Semoga jembatan darurat ini cepat selesai sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali pulih dan lancar sambil menunggu perbaikan jembatan gantung yang rusak dari pemerintah.” Ucapnya

BACA JUGA :  Sekda Sultra Hadiri Welcome Dinner Pornas Korpri XVII di Palembang

Di tempat yang sama kepala desa Polewali Amrun.M , mengatakan saat ini kita membangun jembatan dengan swadaya masyarakat dan anggaran pemerintah Desa.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada TNI dalam hal ini Koramil Kajuara yang mulai dari perencanaan pembuatan jembatan sampai hari ini terjun langsung membantu kami.” Tungkas Amrun.

Lebih lanjut Kades Polewali menjelaskan untuk bahan yang digunakan untuk membangun jembatan darurat ini, balok kayu , papan , tong plastik kurang lebih 60 buah, tali nilon/ plastik, paku dan baut, sementara masih dalam tahap pembuatan,

BACA JUGA :  Brimob Bone Gelar Upacara Tradisi Penyucian Tunggul Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel

Dimana sebelumnya pernah ada Jembatan gantung penghubung antar Kelurahan Awang Tangka, dan Desa Polewali dan satu-satunya akses yang bisa dilewati.

 

Nampak hadir dalam kegiatan juga diantaranya ketua BPD Desa Polewali , Ramli , S.Pd. dan warga Polewali dan personel Koramil 1407-18/Kajuara.

 

Reporter : Jumardi
Editor      : Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *