Kebobolan Tiga Gol dari Real Madrid, Titik Rawan Man City Ada di Fernandinho

LENSASATU.COM – Manchester City berhasil menyarangkan empat gol ke gawang Real Madrid dalam laga leg pertama babak semifinal Liga Champions hari Rabu (27/4/2022). Sayangnya, mereka juga kebobolan tiga gol.

Jadi, klub berjuluk the Citizens tersebut keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3. Ada sisi positif dan negatif dari laga ini, di mana Manchester City masih berpeluang tersingkir dari ajang bergengsi tersebut.

Sekilas Manchester City terlihat paling berpeluang lolos ke partai puncak karena hasil ini. Namun kalau melihat bagaimana Real Madrid bisa sampai ke semifinal, pasukan Josep Guardiola jadi sangat mungkin tersingkir.

Ya, Real Madrid bisa ke semifinal dengan membalikkan ketertinggalan dari dua klub papan atas Eropa lain, PSG dan Chelsea. Bahkan di salah satu laga itu, ada momen di mana Madrid bisa menang meski sempat tertinggal dua gol.

BACA JUGA :  Mengejutkan! Pelatih Myanmar Beberkan Level Permainan Vietnam dan Indonesia pada Sea Games 2021

Titik Rawan Manchester City

Eks Manchester United, Rio Ferdinand, membeberkan analisa soal pertandingan ini. Ia berbicara soal titik lemah yang terletak pada pemain Manchester City, Fernandinho. Dalam laga ini, pria asal Brasil itu bermain di posisi yang tak seharusnya.

“Sayangnya, Fernandinho di usia 36 tahun harus bermain sebagai bek kanan melawan salah satu winger penampil terbaik dalam permainan saat ini, itulah titik rawan mereka di tim Manchester City,” katanya kepada BT Sport.

Fernandinho bertanggung jawab atas gol kedua Real Madrid yang dicetak Vinicius Junior. Ia membiarkan juniornya itu melewatinya dengan mudah, melakukan aksi solo run sebelum membobol gawang Ederson.

BACA JUGA :  Morientes: Kylian Mbappe Bakal Pindah ke Real Madrid Musim Depan

Tetap Mendukung Manchester City

Hasil yang sangat disayangkan buat Manchester City. Akan tetapi, juara bertahan Premier League itu masih memiliki peluang untuk melaju ke babak final. Ferdinand yakin Real Madrid akan berbicara banyak di leg kedua, tapi tetap the menjagokan the Citizens lolos ke final.

“City akan merasa sedikit frustrasi, anda bisa lihat itu. Saya pikir Pep akan berbicara banyak di ruang ganti. Real Madrid, saya rasa mereka didukung dengan bagaimana mereka menunjukkan karakter dan keberanian untuk mengejar.”

BACA JUGA :  Menyemarakkan HUT RI ke 77, STIE YAPI BONE Gelar Porseni Guna Pererat Silaturahmi Sesama Mahasiswa

“Namun saya masih menjagokan City untuk ke sana [ke markas Real Madrid] dan menyelesaikan tugasnya. Saya pikir perubahan terbesar dalam permainan adalah ketika [John] Stones digantikan. Saya pikir cederanya Stones membuat tim City jadi tidak stabil,” pungkasnya.

Josep Guardiola perlu mendengar kata-kata Ferdinand, dan memperbaiki kelemahan Manchester City pada leg kedua yang digelar pekan depan. Itu perlu dilakukan mengingat partai kedua bakal diselenggarakan di markas Madrid, Santiago Bernabeu.

(BT Sport)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.