Daerah

Kendalikan Inflasi, Wali Kota Kendari Jalin Kerja Sama dengan Konawe dan Konsel

204
×

Kendalikan Inflasi, Wali Kota Kendari Jalin Kerja Sama dengan Konawe dan Konsel

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, menandatangani kerja sama antar daerah dengan Bupati Konawe dan Bupati Konawe Selatan dalam Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (Forkestra) 2025.

Kendari – LENSASATU.COM || Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di Sulawesi Tenggara kembali mendapat perhatian serius. Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, menandatangani kerja sama antar daerah dengan Bupati Konawe dan Bupati Konawe Selatan dalam Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (Forkestra) 2025 yang digelar Bank Indonesia di salah satu hotel di Kendari, Selasa (30/9/2025). Penandatanganan Disaksikan Sekda Sulawesi Tenggara, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara, Sekda Kota Kendari dan para hadirin.

BACA JUGA :  Kakanwil Liberti Sitinjak Minta Lakukan Pelayanan Kepada Napi & Tahanan Tanpa Uang

Wali Kota Kendari Siska Karina menegaskan, kolaborasi antar daerah menjadi langkah strategis untuk menghadapi tantangan inflasi, terutama terkait pasokan pangan.

“Jika Kota Kendari mengalami kekurangan bahan pokok, kita bisa mengambil dari Konawe atau Konawe Selatan yang memang menjadi sentra produksi. Sebaliknya, ketika daerah lain membutuhkan, Kendari siap menjadi pasar penyangga,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama semacam ini tidak hanya soal distribusi pangan, tetapi juga bagian dari gerakan nasional pengendalian inflasi yang menekankan pentingnya sinergi daerah. Apalagi, inflasi Kota Kendari saat ini tercatat di bawah 3 persen, lebih rendah dari rata-rata Provinsi Sultra.

BACA JUGA :  Bantuan Subsidi Upah Kemenaker Rp600.000 Sudah Cair! Ini Cara Cek Penerima

“Keberhasilan menjaga inflasi tidak lepas dari program rutin Gerakan Pasar Murah (GPM) yang dilakukan pemerintah kota,” tambah Siska.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, menilai forum ini penting untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas strategis, pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, hingga ekonomi hijau.

“Dengan terjaganya inflasi, kita bisa mendorong hilirisasi pangan, meningkatkan daya saing global, dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pesan Danyon Ichsan Gelar Syukuran HUT Pelopor ke 65 di Mako Batalyon C Pelopor

Sementara itu, Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, mewakili Gubernur Andi Sumangerukka, menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terlihat dari angka statistik.

“Pertumbuhan harus nyata menciptakan lapangan kerja, apalagi kita menghadapi bonus demografi.

Editor: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *