LENSASATU.COM – BONE|| Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Bone gelar focus group discussion penyusunan rancangan penataan daerah pemilihan dan Alokasi kursi Anggota DPRD kabupaten bone dalam pemilihan umum tahun 2024
Dalam focus group discussion mengusulkan tiga opsi dapil untuk pemilihan Anggota DPRD kabupaten Bone tahun 2024
Hal itu diungkapkan Nasaruddin Zaelani Divisi Teknis penyelenggaraan KPU Bone, bahwa opsi pertama masi mengikuti opsi yang sudah berjalan selama ini.
Yakni Dapil 1, terdiri dari kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur dan Palakka dengan komposisi 10 kursi.
Dapil 2, terdiri dari kecamatan, Tonra, Mare, Cina, Sibulue, Barebbo dan Sibulue dengan 9 kursi. Dapil 3, Terdiri dari Kecamatan Bontocani, Kahu, Kajuara, Salomekko, Libureng dan Patimpeng dengan 9 kursi
Dapil 4, terdiri dari kecamatan Lapri, Lamuru, Bengo, Amali dan Tellu Limpoe dengan komposisi 8 kursi. Dapil 5, terdiri dari kecamatan Awangpone, Tellu Siattinge, Cenrana, Dua Boccoe dan Ajangale dengan komposisi 9
Kata Nasaruddin, adapun opsi kedua yakni Dapil 1 tetap dengan 10 kursi dapil 2 tetap 9 kursi dapil 3 juga tetap komposisi dan kecamatan yang sama.
” Namun ada perubahan di dapil 4 dan 5 yang mana Ajangale masuk dapil 4 dimana sebelumnya berada di dapil 5.” Kata Nazaruddin Kamis, (8/11/2022).
Selanjutnya dia katakan, Opsi ketiga ada penambahan dapil yang sebelumnya cuman 5 dapil menjadi 6 dapil.
Terkait dengan usulan tersebut KPUD mempersilahkan tamu undangan untuk memberikan pendapat masing masing perwakilan diantaranya perwakilan Pemda, DPRD, Sejarawan dan Media.
Melalui diskusi tersebut beberapa tamu undangan menyampaikan pendapat salah satunya perwakilan Akademisi Prof. DR. Rahmatunair,
“Menurut saya opsi kedua dan ketiga perlu pembahasan mendalam dan proses panjang jadi pendapat saya kita gunakan opsi yang pertama saja sebagaimana sebelumnya.” Ucap ketua NU Bone.
Sementara wakil ketua DPRD Bone H. Ramang menyampaikan hal yang sama dengan menyampaikan pendapatnya agar KPUD Bone tetap mengunakan opsi yang pertama.
Saya sangat setuju dengan opsi yang pertama, karena opsi yang pertamalah yang selama ini dilakukan. Kasian teman teman dari caleg Incumbent yang lain, jika harus mengubah dapil lagi akan ada kerancuan kedepannya. Ungkap H. Ramang
Reporter : Jumardi
Editor : Agus














