Nasional

Mendagri Tekankan Pentingnya Realisasi APBD, Dorong Mesin Ekonomi Daerah Bergerak Cepat

175
×

Mendagri Tekankan Pentingnya Realisasi APBD, Dorong Mesin Ekonomi Daerah Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) untuk segera merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai target

JAKARTA – LENSASATU.COM.|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) untuk segera merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai target. Menurutnya, hal itu merupakan kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Pesan tersebut ia sampaikan kepada awak media usai menghadiri pertemuan dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/9/2025). Tito menekankan bahwa belanja pemerintah adalah salah satu instrumen vital yang tidak boleh tersendat.

“Saya sependapat dengan pernyataan Bapak Menteri Keuangan bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dua mesin harus bergerak. Pertama adalah mesin pemerintah, terutama monitoring pendapatan dan belanja. Pendapatan harus sesuai target, sementara belanja harus tinggi supaya ada uang beredar di masyarakat,” ujar Mendagri.

BACA JUGA :  Gibran Lolos Sanksi, Bawaslu Sebut Aksi Bagi-Bagi Susu Saat CFD Jakarta Bukan Pelanggaran Kampanye

Menurutnya, ketika pemerintah mampu menjaga keseimbangan antara pendapatan dan realisasi belanja, perputaran uang akan semakin terasa langsung di tengah masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mengurangi tekanan ekonomi yang dirasakan akibat ketidakpastian global.

Selain pemerintah, Tito menekankan bahwa mesin kedua yang tidak kalah penting adalah sektor swasta. Swasta, katanya, harus mampu bergerak bersamaan dengan stimulus belanja dari pemerintah.

“Kalau belanja pemerintah baik, swastanya juga bergerak, pertumbuhan ekonomi akan terlihat naik,” tambahnya.

BACA JUGA :  PT Tonia Mitra Sejahtera Tegaskan Kepemilikan Sah Berdasarkan Putusan Pengadilan

Ia menjelaskan, optimalisasi APBD juga dapat meningkatkan rasa percaya diri investor swasta untuk menanamkan modalnya di daerah. Dengan demikian, roda pembangunan akan lebih cepat berputar, dan penciptaan lapangan kerja dapat semakin luas.

Mendagri menegaskan bahwa realisasi APBD kini bisa dipantau secara real time melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sistem ini memungkinkan pemerintah pusat mengawasi kinerja keuangan daerah dengan transparan dan akuntabel.

“Setiap awal bulan, Kemendagri selaku pembina dan pengawas Pemda membacakan realisasi pendapatan dan belanja seluruh provinsi serta kabupaten/kota dalam rapat koordinasi,” ungkap Tito.

Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, Tito kembali mengingatkan agar Pemda tidak menunda pelaksanaan program yang telah dianggarkan. Baginya, APBD bukan hanya sekadar angka di atas kertas, melainkan instrumen nyata yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat.

BACA JUGA :  Gempa Guncang Jakarta dan Sekitarnya

Pesan Mendagri ini juga sejalan dengan pandangan Menteri Keuangan, bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa tercapai jika belanja pemerintah dan investasi swasta berjalan beriringan. Tanpa sinergi keduanya, pertumbuhan ekonomi nasional akan berjalan pincang.

Dengan dorongan ini, pemerintah pusat berharap seluruh Pemda dapat mempercepat realisasi APBD. Bukan hanya demi menjaga stabilitas ekonomi daerah, tetapi juga untuk memastikan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Editor: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *