Sulawesi Tenggara

Menyongsong Pemilu dan Pilkada 2024, Bawaslu Konsel Gelar Diskusi Bersama Insan Pers

437
×

Menyongsong Pemilu dan Pilkada 2024, Bawaslu Konsel Gelar Diskusi Bersama Insan Pers

Sebarkan artikel ini

KONAWE SELATAN, LENSASATU.COM |||Jelang pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar diskusi bersama media massa atau insan pers. Bertempat di Hotel Wonua Monapa and Resort Ranomeeto, Kamis (14/7/2022).

Diskusi tersebut diikuti masing-masing perwakilan dari media massa yang bertugas diwilayah Konsel, dibuka langsung Ketua Bawaslu, Hasni S.Pi MH didampingi Kordiv HPPPS, Awaludin AK S.Hi dan Kordiv SDM, Muamar, serta hadir sebagai narasumber Komisaris Sultra Demo, Arafat SE MM.

Ketua Bawaslu Konsel, Hasni saat membuka diskusi mengatakan, bahwa peran media dalam pelaksanaan tugas-tugas Bawaslu sangat penting.

BACA JUGA :  Pj. Gubernur Sultra Resmi Lantik Bupati Koltim dan Pj.Bupati Bombana

Olehnya itu, kata dia, pihaknya lebih awal melaksanakan kegiatan diskusi ini bersama teman-teman dari awak media dengan mengangkat tema “Komunikasi Efektif dan Peran Media Massa Dalam Menyongsong Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024”

“Dalam penyelenggaran pemilu peran dan partisipasi media, dan partisipasi masyarakat sangat penting,” ujar Hasni.

Sedangkan Kordiv HPPPS Bawaslu Konsel, Awaludin AK menjelaskan, bahwa ada beberapa hal yang perlu dapat penekanan terkait sinergitas bersama media massa.

Pertama, Bawaslu sebagai jabatan publik harus menjalankan fungsi kehumasan. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.

BACA JUGA :  Waketum DPD PJI Sultra Desak Kejati Sultra dan Polda Sultra Periksa Kadis Pendidikan Sultra

“Juga diberi kewenangan untuk mengelola keterbukaan informasi publik. Namun berkaitan dengan informasi ada yang dikecualikan, dalam hal penanganan pelanggaran pemilu yaitu terkait dengan dokumen-dokumen. Selain dari itu, semua informasi dapat di akses oleh teman-teman media dan masyarakat,” jelas Awal sapaan akrabnya.

Berikutnya, fungsi pengawasan partisipatif. Disini media sangat berperan, salah satu perannya adalah dalam hal pencegahan berita hoax atau berita bohong, money politik (politik uang) serta pencegahan pelanggaran lainnya .

Serta, tambah dia, fungsi sosialisasi. Disini juga peran media sangat penting dalam hal penyebaran informasi tugas-tugas Bawaslu kepada publik. Sebab, semua informasi jika media yang menyebarluaskannya maka akan cepat dan mudah diakses oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Pemda Konawe Utara Kembali Terima Dana DIF untuk Penghargaan Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Sementara itu, narasumber diskusi Arafat SE MM mengungkapkan, bahwa fungsi media massa sangat berperan dalam menghantarkan informasi untuk mengambil keputusan.

Selain itu, berfungsi sebagai pemberi informasi kepada masyarakat umum secara tepat waktu. Serta dapat memperjelas permasalahan yang dihadapi melalui pesan-pesan kepada masyarakat.

“Juga berfungsi sebagai pemberi pendidikan kepada masyarakat dalam melewati beragam macam saluran informasi,” tambahnya.

 

Reporter : Ardianto

Editor : Agustian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *