Daerah

PKD di Bone Meninggal Dunia, Bawaslu Kabupaten Bone Bakal Berikan Santunan

3121
×

PKD di Bone Meninggal Dunia, Bawaslu Kabupaten Bone Bakal Berikan Santunan

Sebarkan artikel ini
Foto Jenazah Pengawas Kelurahan Desa meninggal dunia

 

BONE, LENSASATU.COM  Badan Pengawas Pemilihan Umum- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone berjanji akan memberikan santunan bagi keluarga petugas Pengawas Kelurahan Desa (PKD) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pengawasannya.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Alwi mengatakan, jika petugas Pengawas Kelurahan Desa yang gugur merupakan petugas yang harus mendapatkan perhatian baik dari Bawaslu ataupun pemerintah.

 

“Tentu kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Almarhum. Bawaslu sebagai representasi negara harus hadir,” kata Alwi saat ditemui di RSUD Tenriawaru, Kab. Bone, Sabtu (17/2/2024).

BACA JUGA :  Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, AAP Bersama KKP RI Kunker di Tippulue

 

Ia mengaku, pihak Bawaslu sudah menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan selama penanganan korban di RSUD Tenriawaru. Bahkan Bawaslu akan memberikan santunan untuk PKD yang meninggal dunia tersebut.

 

“ Tadi juga yang mengcover biaya dari A sampai Z akan ditanggung Bawaslu Kabupaten Bone. Nanti juga akan ada santunan kita akan langsung menunjuk ke rumah duka,” tegasnya.

BACA JUGA :  Ini Tujuan BLUD Pancaitana Gelar Survei Simulasi Penilaian Akreditasi

 

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli menyampaikan hal serupa. Pihaknya menyatakan rasa belasungkawa kepada keluarga korban PKD yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh jajaran pengawas Kabupaten dan kota, Panwascam, PKD dan PTPS di seluruh wilayah Sulawesi Selatan yang telah bekerja optimal mengawal jalannya proses pemungutan dan penghitungan suara (Tungsura) pada 14 Februari lalu. Pun dengan kinerja tenaga kesehatan selama proses Tungsura berjalan.

BACA JUGA :  Terjadi PSU di Dua TPS Bone, Anggota Bawaslu RI Turun

 

Ia menyebut, hingga Sabtu, 17 Februari, Bawaslu Sulsel terus mendata sejumlah pengawas di tiap tingkatan yang dinyatakan sakit, drop hingga kecelakaan kerja saat bertugas.

 

“Hingga hari ini, kami mendata sudah ada sebanyak 153 pengawas yang dinyatakan drop selama bertugas sejak 14 februari lalu. Hari ini bertambah 1 orang yang meninggal dunia, pengawas kelurahan desa di Bawaslu Kabupaten Bone,” ungkap Mardiana.

 

Reporter : Jumardi Ricky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *