Nasional

PLTU Teluk Sirih di Padang Terbakar, 1 Orang Tewas

418
×

PLTU Teluk Sirih di Padang Terbakar, 1 Orang Tewas

Sebarkan artikel ini

PADANG, LENSASATU.COM – Kebakaran melanda PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Teluk Sirih, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Satu orang dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran ini.
“Benar, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tadi,” kata Kapolsek Teluk Kabung, Kompol Zamzami kepada wartawan, Sabtu (8/1/2022).

Dari informasi yang diterima, kebakaran terjadi di lantai 5, tepatnya pada Belt Conveyor Area 78 Pembangkit Unit 1 PLTU. Penyebab kebakaran diperkirakan dari material batu bara yang kering dan mudah terbakar yang disalurkan melalui belt Conveyor ke unit pembangkit.

BACA JUGA :  Pemprov Sultra Raih Juara II Lomba Cerdas Cermat Pengadaan Nasional 2025

Ada percikan api di bagian itu. Tapi itu dugaan sementara ya,” kata Zamzami.

1 Orang Meninggal Dunia
Zamzami mengatakan saat proses pemadaman api, ada satu orang petugas meninggal. Korban meninggal bernama Firmansyah (43 Tahun) yang bekerja di seksi Safety Protection (K3) PLTU Teluk Sirih.
Korban sempat dibawa ke RSUP DR Muhammad Djamil untuk pemeriksaan.

BACA JUGA :  Kerugian Capai 31 Miliar, 18 Nasabah Seret Asuransi Jiwasraya Bersama 6 Lembaga Lainnya ke PN Jakarta Pusat

“Pukul 05.00 WIB telah dilakukan upaya pemadaman dengan menggunakan Hydrant yang sudah terpasang di pembangkit dan menggunakan satu unit Mobil Pemadam Kebakaran milik PLTU Teluk Sirih. Pada saat proses pemadaman tersebut terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan satu petugas meninggal dunia,” ungkapnya.

Terbakarnya PLTU Teluk Sirih ini sedang ditangani kepolisian. Hingga saat ini Pihak PLN pusat atau PLN Unit Wilayah Sumatera Barat masih belum memberikan penjelasan terkait peristiwa ini.

BACA JUGA :  KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Reporter: Syafr_Malay

Editor : Ainun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *