PT GMS Tingkatkan PPM, ESDM :Pengapalan & Penjualan Tidak Berkaitan dengan Surat Pemberhentian Sementara

KENDARI,LENSASATU.COM – Sebagai bentuk kepeduliaan perusahaan terhadap Masyarakat lingkar tambang, PT GMS menggelar kegiatan sosialisasi pengembangan pemberdayaan Masyarakat ( PPM ) dan konsultasi pasca Tambang, kamis 14/10 kemarin

Tujuan dari kegiatan tersebut, guna untuk lebih meningkatakan dan mengembangkan lagi pemberdayaan masyarakat lingkar tambang.

Meskipun sebelumnya pihak perusahaan PT GMS telah mewujudkan pengembangan pemberdayaan masyarakat ( PPM ) lingkar tambang dalam bentuk seperti, adanya Pembangunan Asrama Mahasiswa, Bus sekolah dan Beasiswa,pembangunan tempat ibadah di 9 Desa,Pembagian sembilan bahan pokok rutin, Kompensasi, Ambulance laut, dan memberi pelung kerja bagi masyarakat lingkar tambang,perusahaan PT GMS dalam merespon aspirasi masyarakat akan terus meningkatkan pengembangan pemberdayaan Masyarakat ( PPM )

Karena itu perusahaan PT GMS mengelar kegiatan sosialisasi pengembangan pemberdayaan masyarakat, sehingga pihak perusahaan bisa mengetahui pengembangan dalam bidang apa lagi yang perlu di kembangakan walaupun sebelumnya telah di wujudkan dalam bidang yang sudah di paparkan di atas.

Namun berhubungan dengan keinginan masyarakat lingkar tambang menginginkan adanya pengembangan dalam sektor lain maka perushaan PT GMS dalalm bersinergi dengan masyarakat lingkar tambang menggelar kegiatan sosialisasi Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat ( PPM )sehingga Aspirasi yang tertampung dari masyarakat lingkar tambang selama ini bisa tersampaikan secara langsung ke pihak perusahaan, kemudian pihak perusahaan dalam mengembangkan wujud kepedulian terhadap pengembangan pemberdayaan masyarakat ( PPM ) bisa di pikirkan kembali lalu kemudian bisa di wujudkan guna untuk lebih meningkatkan Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat ( PPM ) tersebut.

Terkait dengan Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat ( PPM ) dalam kegiatan yang digelar kemarin di hotel wixel kendari, Project Manager PT GMS Muh Aris ST, mewakili pihak perusahaan, setelah mendengar langsung aspirasi aspirasi masyarakat lingkar tambang yang hadir mewakili berapa desa masing masing.mengatakan bahwa perusahaan dalam mewujudkan keinginan masyarakat terkait pengembangan pemberdayaan masyarakat,seperti yang telah di sampaikan masyarakat yang hadir dalam kegiatan kemarin, pihak perusahaan dalam hal ini PT GMS sangat merespon ihal tersebut.

BACA JUGA :  MAHASISWA ASAL PASAMAN BARAT DI MEDAN ANTUSIAS GALANG DANA UNTUK KORBAN GEMPA

Adapun selanjutnya kata Muh Aris ST ( project manager ) terkait dengan keinginan masyarakat yang salah satunya adalah adanya bangunan infrastruktur jalan dari pihak perusuahaan, kami dari perusahaan sangat merespon itu dan sudah pernah kami coba sebelumnya untuk adanya pembangunan jalan tersebut namun kendalanya ada pada di lahan yang tidak tersedia,

Lebih jauh dikatakan Aris ( project manager PT GMS )sebagai saran untuk selanjutnya agar infrastruktur jalan yang di maksud masyarakat lingkar tambang cepat di wujudkan ,baiknya bebaskan dulu lahanya sehingga pihak perusahaan tidak terkendala dalam pembangunan infrastruktur jalan tersebut

Adapun bentuk pengembangan pemberdayaan lainya yang di maksud masyarakat dalam kegiatan kemarin itu seperti adanya perhatian dalam bidang pendidikan dari pihak perusahaan, sosial dan agama, perusahaan PT GMS sudah mewujudkan itu dan ada yang lain sedang berjalan, seperti di bidang pendidikan adanya bangunan asrama Mahasiswa yang tak lama lagi selesai,Bus Sekolah dan Beasiswa, untuk siosialnya itu dalam bentuk kompesasi, kemudian memberikan peluang kerja bagi masyarakat lingkar tambang yang memiliki bakat di bidang pertambangan terus ada juga pembagian sembako, adapun dalam bidang agama perusahaan sudah mewujudkan pembanguna tempat ibadah di 9 Desa ( Masjid ) begitu kata pak Aris menguraikan wujud kepedulian perusahaan PT GMS terhadap masyarakat lingkar tambang.

BACA JUGA :  Kapolres Loteng Dampingi Kakorlantas Tinjau Persiapan MotoGP

Adapun, Menanggapi adanya soal isu lingkungan Konsultan tambang PT GMS memberi penjelasan seperti ini, terkait dengan penanggulangan dampak lingkungan pihak perusahan telah melakukan upaya penanggulangan tersebut, Adapun terkait adanya isu soal dampak di akui bisa saja terjadi sebab karena adanya perubahan iklim, namun pihak perusahaan PT GMS dalam hal ini kalau menyoal langkah langkah penanggulangan dampak lingkungan telah melakukan langkah untuk mengantisipasi adanya hal diluar kendali tersebut

Adapun terkait dengan pasca tambang dia menjelaskan bahwa kegiatan pasca tambang yang sudah kami rencanakan,tetap berlanjut nanti setelah akhir sebagian atau seluruh kegiatan usaha pertambangan selesai

sehingga beriringan itu pula dalam memulihkan fungsi lingkungan alam dan fungsi sosial menurut kondisi lokal di seluruh wilayah pertambangan dapat terlaksana dengan baik

Karena itu kami pihak perusahaan PT GMS mengundang masyarakat lingkar tambang untuk menampung saran dan masukan masyarakat kira kira setelah pasca tambang keinginan masyarakat seperti apa, begitu katanya

Lebih lanjut dikatakan, jadi tujuan dari kegiatan tersebut mengkosultasikan kepada masyarakat lingkar tambang setelah pasca tambang keinginan masyarakat maunya seperti apa, apakah setelah pasca tambang, lingkungan pertambangan akan di jadikan tempat wisata atau seperti apa, begitu kata dia memberikan contoh

BACA JUGA :  Hujan Di Sore Hari Disertai Angin Kencang Menerbangkan Atap Rumah Warga

sehingga setelah selesai proses pertambangan. lingkungan pertambangan tersebut bisa di pulihkan lagi fungsi lingkungan alamnya dan fungsi sosialnya

Terpisah, Inspektur pertambagan Kementrian ESDM ( Kamrullah )yang turut hadir dalam kegiatan konsultasi pasca tambang yang di gelar PT Gerbang Multi sejahtera ( PT GMS )saat dikonfirmasi terkait isu lingkungan sehingga pihak kementrian ESDM mengeluarkan surat pemberhentian sementara tersebut.

Menyikapi soal surat pemberhentian sementara Kamrullah yang dikonfirmasi awak media, mengatakan bahwa itu karena adanya sedimen pond yang jebol

Meski begitu PT Gerbang Multi Sejahtera, masih bisa melakukan proses pengapalan dan penjualan, karena dampak yang ditimbulkan itu karena adanya sedimen pond yang jebol akan tetapi terkait dengan surat pemberhentian sementara tidak berkaitan dengan Proses Pengapalan dan Penjualan, jelas kamrulah

Sehingga hanya produksinya saja yang di hentikan sementara, begitu kata kamrulah saat dikonfirmasi kemarin di hotel wixel kendari.
Masih Kamrullah, nanti jika sudah selesai perbaikan sedimen pond tersebut, pihak PT GMS bisa produksi kembali lagi.ucapnya

Kata kamrullah kepada media ini, PT GMS nanti bisa menyurat kembali ke kementrian ESDM untuk di lakukan pengecekan ulang, kalau setelah dicek dan memenuhi standar kelayakan maka PT GMS diberikan kembali hak nya untuk melakukan produksi di wilayah tambang PT GMS tersebut. Tutup kamrullah.

Reporter:Ardianto

Editor:Jamal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.