NasionalPendidikanSulawesi Tenggara

Raih Hadiah Umrah, Mahasiswa UM Kendari Juara 1 MHQ Nasional

504
×

Raih Hadiah Umrah, Mahasiswa UM Kendari Juara 1 MHQ Nasional

Sebarkan artikel ini

KENDARI—LENSASATU.COM.||  Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Ahmad Baiquni, berhasil meraih juara 1 pada lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) tingkat nasional yang digelar di Riau pada 25 Maret hingga 2 April 2024.

Ahmad meraih prestasi tersebut pada kategori hafalan 30 juz antarmahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah se-Indonesia.

“Lomba ini diikuti sekitar 25 kampus Muhammadiyah dan Aisyiyah, termasuk kampus saya,” kata Ahmad kepada LensaSatu, Jumat (22/11/24).

BACA JUGA :  PJ.Gubernur Andap Budhi Revianto Cetak Rekor Muri Saat Peringati HGN dan Penanaman Bibit Sayur di Sultra

Dengan total nilai 98 poin, Ahmad berhasil mengungguli para pesaingnya, yakni Wahyu Fahmi Arsyad (Universitas Muhammadiyah Mataram) yang menempati juara 2, serta Khoirul Anies Abror (Universitas Ahmad Dahlan) sebagai juara 3.

Sebagai apresiasi atas prestasinya, Ahmad mendapat hadiah umrah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui kerja sama dengan Detova Travel. Perjalanan umrah tersebut berlangsung selama 11 hari, mulai 9 hingga 20 November 2024.

Selama berada di Tanah Suci, Ahmad berkesempatan mengunjungi berbagai tempat bersejarah di Madinah dan Mekkah, seperti Masjid Nabawi, Raudhah, Jabal Uhud, serta Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah umrah.

BACA JUGA :  Pelantikan hingga RAKERPIM, IMM FEBI UM Kendari Fokus Perkuat Kolaborasi dan Integritas Kader

“Alhamdulillah, ini pengalaman yang sangat berharga dalam hidup saya. Bisa berziarah ke makam Rasulullah, shalat di Raudhah, dan tawaf di Ka’bah membuat hati saya semakin tenang dan semakin termotivasi untuk terus menjaga hafalan Al-Qur’an,” ungkapnya penuh syukur.

Ia pun menambahkan, “Kalau bukan karena Al-Qur’an, saya tidak mungkin sampai di sini. Ini benar-benar panggilan Allah. Saya bahkan tidak pernah kepikiran bisa umrah karena merasa belum mampu secara finansial, tapi Allah memanggil saya. Saya yakin ada sesuatu yang harus saya perbaiki dalam hidup ini, dan perjalanan ini menjadi titik penting bagi saya untuk lebih dekat dengan-Nya.” tutupnya

BACA JUGA :  HEADLINE: Polemik Siswa Tak Lagi Wajib Ikut Kegiatan Pramuka, Plus Minusnya?

Redaksi : RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *