Bone

Sidak Mengejutkan Wabup Bone, Andi Akmal Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

549
×

Sidak Mengejutkan Wabup Bone, Andi Akmal Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

Sebarkan artikel ini

Usai rapat koordinasi soal distribusi BBM, Andi Akmal turun langsung ke lapangan dan menemukan indikasi oknum yang memanfaatkan rekomendasi solar subsidi untuk kepentingan bisnis.

BONE, LENSASATU.COM || Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jln , usai memimpin rapat koordinasi (Rakor) terkait penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi bagi kapal pelayaran rakyat, Jum’at (12/9/2025).

Langkah ini diambil setelah Wabup mendengar banyak keluhan masyarakat, khususnya nelayan, yang meskipun sudah mengantongi rekomendasi resmi tetap kesulitan mendapatkan solar bersubsidi.

“Jangan sampai surat rekomendasi yang dikeluarkan hanya dijadikan alat permainan oleh pebisnis. Instansi terkait harus betul-betul memastikan kebenaran permohonan rekomendasi, jangan hanya berdasarkan foto. Harus turun langsung cek ke lapangan,” tegas Andi Akmal kepada LensaSatu.com di sela-sela sidak.

BACA JUGA :  Langsung ke Kementan, Wabup Bone Cari Kepastian Nasib Honorer Pertanian

Dalam sidaknya, Wabup juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan segan-segan memberikan rekomendasi kepada Pertamina untuk mencabut izin SPBU yang terbukti bermain mata dengan pengepul atau pelansir BBM.

“Kalau di SPBU masih ada permainan bisnis, pemerintah daerah akan minta izin operasionalnya dicabut. Ini peringatan untuk semua SPBU di Bone. Jangan coba-coba merugikan masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan UMKM,” tegasnya.

Andi Akmal juga menekankan perlunya ketegasan dari Pertamina serta aparat penegak hukum untuk menindak tegas praktik penimbunan BBM ilegal.

BACA JUGA :  Oknum Aparat Diduga Terlibat Jaringan Gelap Solar Subsidi di Bone

Menurutnya, hal ini harus menjadi konsentrasi bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI.

Selain itu, Wabup menyoroti adanya oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan celah distribusi subsidi, sehingga kelompok yang seharusnya menerima BBM murah justru tidak terlayani.

“Ada oknum yang memanfaatkan subsidi ini sehingga merugikan petani, nelayan, dan UMKM. Kalau itu terus terjadi, Pemkab Bone akan ambil tindakan tegas,” ujarnya.

Menanggapi sidak dan keluhan masyarakat, Razak, meneger SPBU jln KH Agussalim, mengakui bahwa memang sering terlihat banyak jerigen menumpuk pada pagi maupun sore hari di lokasi SPBU.

BACA JUGA :  Krisis SDM, DPRD Soroti Banyak Kepala OPD Pemkab Bone Rangkap Jabatan

Namun ia menegaskan bahwa mayoritas jerigen tersebut milik nelayan yang telah mengantongi rekomendasi resmi.

“Kebanyakan yang datang itu nelayan. Mereka memang membawa jerigen di pagi hari untuk mengambil BBM. Terlihat menumpuk karena area kami sempit dan bersamaan dengan mobil yang juga antri. Tapi semua sudah kami atur pembagiannya agar rata,” jelas Razak.

Sidak yang dilakukan Wabup Bone menjadi sinyal seriusnya pemerintah daerah untuk menutup ruang penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Masyarakat berharap langkah ini tidak berhenti pada inspeksi, melainkan berlanjut dengan pengawasan intensif agar subsidi benar-benar tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *