Daerah

Warga Mengeluh Poskesdes Desa Kampoti di Gembok, Pelayanan Dipindahkan ke Puskesmas 

596
×

Warga Mengeluh Poskesdes Desa Kampoti di Gembok, Pelayanan Dipindahkan ke Puskesmas 

Sebarkan artikel ini

BONE-LENSASATU.COM||Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang berlokasi di Desa Kampoti, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan di Gembok dan tidak lagi melakukan pelayanan.

 

Beberapa warga Desa mengeluhkan Hal tersebut dan tidak lagi ada petugas medis yang siaga.

 

“Kuat dugaan gara – gara Pilkades mendatang, tapi jangan korbankan masyarakat yang lain,” ungkap salah satu warga yang meminta Identitasnya di privasi.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kampoti, H. Sakka menuturkan kurang paham terkait hal tersebut.

BACA JUGA :  Hadiri Rapat Koordinasi Verifikasi Faktual, Ketua Bawaslu Bone : Ada 9 Parpol Akan Diverifikasi Faktual

 

“Deto kupahangngi yaro masalae, purana penetapan calon na digembokki, selama iya desa detogaga masalah (saya juga kurang paham terkait hal tersebut, semenjak penetapan calon Kades, Poskesdes itu digembok. Selama saya jadi desatidak ada masalah. Red),” ujar H. Sakka melalui sambungan telpon seluler, Senin (17/10/2022).

 

Kades mengatakan untuk mengkonfimasi langsung ke pihak panitia Pilkades.

BACA JUGA :  Plt. Bupati Pimpin Musrenbang Kecamatan, Koltim Siapkan Fondasi Wilayah Agroindustri

 

“Ketika kita ingin mencalonkan Kades, maka semua fasilitas negara itu ditanggalkan. Kebetulan ada calon Kades yang tinggal di situ, dan itu kesepakatan panitia dan calon,” ungkapnya.

 

Terpisah, Camat Dua Boccoe Andi Musafir mengatakan Poskesdes tersebut tidak difungsikan 24 jam karena bidang desa yang pernah tinggal di situ telah meninggalkan tempat tersebut.

 

“Kebetulan suaminya kepala dusun dan mau jadi calon desa, jadi natinggalkan tempat itu dan natitip kuncinya di situ,” ungkap Camat.

BACA JUGA :  Hadiri HUT Kendari, Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Berharap Kota Kendari Makin Maju

 

Di Poskesdes tersebut, lanjut Camat, hanya kegiatan persalinan dan saat ini, kegiatan tersebut di pindahkan ke Puskesamas.

 

“Itu kunci pintu Poskesdes saat ini, ibu bidan yang pegang, bukan lawannya di Pilkades. Jadi sementara ini, dia tidak berkantor di situ karena tidak enak dia rasa, suaminya juga akan bertarung di Pilkades,” kunci Andi Musafir. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *