124 santri dari 12 TPA/TPQ se-Kota Kendari diwisuda, BKPRMI dorong generasi muda terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
KENDARI, LENSASATU.com || Sebanyak 124 santri dari 12 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) se-Kota Kendari mengikuti Wisuda Santri ke-22 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Kendari, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Asrama Haji Kota Kendari.
Suasana khidmat bercampur bahagia terlihat saat para santri mengikuti prosesi wisuda sebagai tanda selesainya proses pembelajaran Al-Qur’an di TPA/TPQ masing-masing.
Wisuda ini bukan sekadar seremoni. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para santri sekaligus dorongan agar mereka terus belajar, mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Wisuda Santri ke-22 BKPRMI Kota Kendari turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Kendari, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, DPW BKPRMI Sulawesi Tenggara, MPW BKPRMI Sulawesi Tenggara, MPD BKPRMI Kota Kendari, serta para ustaz dan ustazah pembina TPA/TPQ se-Kota Kendari.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pendidikan Al-Qur’an, khususnya dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Ketua Panitia Wisuda Santri ke-22 BKPRMI Kota Kendari, St. Aisyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, wisuda bukan hanya tentang mengenakan pakaian dan menerima penghargaan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memotivasi para santri agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di TPA/TPQ.
Sementara itu, Direktur LPPTKA BKPRMI Kota Kendari, Suharmanto Ndiloka, A.Md, menegaskan bahwa TPA/TPQ memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak.
“Wisuda ini menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara berkesinambungan oleh para ustaz dan ustazah di TPA/TPQ memberikan hasil yang sangat berarti. Kami berharap para santri tidak berhenti belajar setelah diwisuda, tetapi terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Kendari, Awardin, S.Pd.I., M.Ag, mengatakan Wisuda Santri ke-22 menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan pendidikan Al-Qur’an di Kota Kendari.
Awardin menyebut keberhasilan 124 santri yang diwisuda tidak terlepas dari kerja bersama. Mulai dari santri, orang tua, ustaz dan ustazah, pengelola TPA/TPQ, pemerintah, hingga berbagai pihak yang memberikan dukungan.
“BKPRMI Kota Kendari berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani melalui TPA/TPQ. Anak-anak yang hari ini diwisuda adalah bagian dari generasi masa depan yang diharapkan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” tutur Awardin.
Dia juga memberikan penghargaan kepada seluruh ustaz dan ustazah pembina TPA/TPQ se-Kota Kendari yang selama ini dengan penuh keikhlasan mendampingi dan membimbing para santri.
“Peran ustaz dan ustazah sangat besar. Mereka tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan akhlak, kedisiplinan, kecintaan terhadap masjid, dan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda,” tambahnya.
Dengan diwisudanya 124 santri dari 12 TPA/TPQ, BKPRMI Kota Kendari berharap para santri terus melanjutkan pendidikan Al-Qur’an ke jenjang yang lebih tinggi.
Momentum tersebut juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, BKPRMI, pengelola TPA/TPQ, orang tua, dan masyarakat dalam membangun generasi Kota Kendari yang Qur’ani, berakhlak mulia, berilmu, dan berkarakter Islami.
Wisuda Santri ke-22 sekaligus menjadi penegasan bahwa membangun masa depan Kota Kendari tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik. Pendidikan, akhlak, dan penanaman nilai-nilai Al-Qur’an juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa














