
BANGKA, LENSASATU.COM- Carut marut permasalahan Perusahaan Milik Daerah (Perumda) Tirta Bangka tak kunjung selesai mulai dari keabsahan ijazah manta direktur Suhendra hingga masalah jaminan pelanggan serta penggunaan water meter yang tidak sesuai dengan peraturan bupati.
Kondisi ini diperparah dengan adanya dugaan Perumda Tirta Bangka mengalami defisit anggaran yang pada akhirnya manajemen Tirta Bangka memberikan program diskon untuk pemasangan baru sebesar 50% pada bulan Mei dan Juni yang bertujuan untuk menarik pelanggan.
Menurut sumber tertutup (29/03) bahwa perusahan kami mengalami depisit anggaran bang (red-wartawan) selain itu juga pelanggan mengalami penurunan dalam hal ini banyak yang berhenti berlangganan sehingga direktur yang baru sekarang ini membuat program untuk pemasangan baru di bulan Mei diberikan diskon sebesar 50%, ungkap sumber
Sementara Direktur Perumda Tirta Bangka Abdi masih enggan memberikan komentar saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (29/04) saat di konfirmasi terkait alat water meter tidak sesuai dengan perbup maupun tentang defisit anggaran.
Dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Bangka masih terus mempelajari permasalah yang ada di manajemen Perumda Tirta Bangka, hal ini diungkap Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bangka Mirsyarizal, SH. MH saat di konfirmasi melalaui pesan WhatsApp beberapa waktu lalu.
Reporter : Aldo/US













