Nasional

Mudik 193 Juta Warga Indonesia Curi Perhatian Media Asing, Sorot Diskon Tol hingga Helikopter Evakuasi

2079
×

Mudik 193 Juta Warga Indonesia Curi Perhatian Media Asing, Sorot Diskon Tol hingga Helikopter Evakuasi

Sebarkan artikel ini

Jakarta-Lensasatu.com||Budaya mudik warga Indonesia jelang Idul Fitri atau Lebaran mencuri perhatian media asing.

Arab News yang Liputan6.com kutip Minggu (7/4/2024) menyebut bahwa jumlah orang eksodus jelang Idul Fitri, peristiwa tahunan bagi masyarakat Indonesia tahun ini mencapai rekor tertinggi. Mengutip polisi pada hari Sabtu (6/4), disebutkan bahwa sekitar 193 juta orang meninggalkan kota-kota di negara tersebut untuk merayakan hari raya umat Islam bersama keluarga.

BACA JUGA :  Rapat Kerja Komisi IV DPR RI, AAP : APBN Pertanian Turun Tapi Produksi Pertanian Naik

Dikenal secara lokal sebagai mudik, pulang kampung massal di negara berpenduduk 270 juta jiwa yang mayoritas Muslim ini ada lah salah satu pergerakan masyarakat terbesar di dunia. Di mana para pelancong harus menghadapi kemacetan yang sangat parah, ribuan kilometer dan kelelahan untuk bisa pulang ke rumah untuk liburan yang menandai hari raya akhir bulan puasa suci Ramadhan.

BACA JUGA :  Amin Rais dan Rombongan Dilepas Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah

Lebih dari 123 juta orang ambil bagian dalam eksodus tahunan, mudik massal pada tahun 2023 – hampir 40 juta lebih banyak dibandingkan tahun 2022. Tahun ini, jumlahnya jauh lebih tinggi, menurut perkiraan Kementerian Perhubungan Indonesia.

Hasil survei menunjukkan 71,7 persen penduduk Indonesia berencana merayakan Idul Fitri dengan mudik ke kampung halaman, yang berarti sekitar 193,6 juta jiwa,” kata Juru Bicara Polri Brigjen. Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kepada Arab News.

BACA JUGA :  Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka,DPW PERKHAPPI Sultra:Langka Hukum Kejati Sultra Sudah Tepat

“Ini tentu yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.”

Jakarta, yang terkenal dengan kemacetan lalu lintasnya, sepi saat akhir pekan dimulai, dengan banyak bisnis tutup dan anggota keluarga kaya yang bergantung pada pembantu rumah tangga check-in ke hotel-hotel di ibu kota karena pembantu rumah tangga dan supir mereka sedang pergi:int*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *