Metro KotaSulawesi Tenggara

Pulang Studi dari Bali SKI langsung Temui Pelaku Bisnis Kerakyatan

266
×

Pulang Studi dari Bali SKI langsung Temui Pelaku Bisnis Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Wali kota Kendari Siska Karina Imran (SKI) saat menemui pelaku ekonomi kerakyatan yang diikuti sekitar 300 pelaku
Wali kota Kendari Siska Karina Imran (SKI) saat menemui pelaku ekonomi kerakyatan yang diikuti sekitar 300 Pelaku

Kendari, Sultra – Usai kunjungan kerja ke Bali, Wali kota Kendari Siska Karina Imran (SKI) langsung tancap gas temui pelaku bisnis kerakyatan dalam rangka penguatan ekonomi daerah dan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM), Senin (27/10/2025).

Pada pertemuan tersebut SKI berkomitmen memperkuat sektor ekonomi melalui pengembangan IKM agar naik kelas dan memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi Kota Kendari.

Hal ini diungkap Siska saat saat membuka Temu Bisnis IKM yang diikuti sekitar 300 pelaku usaha di salah satu hotel di Kota Kendari.

Menurutnya, di Bali dirinya mempelajari berbagai model pengelolaan ekonomi kerakyatan yang berhasil diterapkan di Kabupaten Badung, Bali.

BACA JUGA :  Polsek Lubuk Baja Laksanakan Baksos di Lampu Merah Irinco dan Winsor

“(Tujuan) ke Bali untuk belajar bagaimana mereka mengembangkan ekonomi daerah melalui pariwisata dan IKM,” Jelasnya.

Untuk itu SKI meninjau Tempat Tenun Serbaguna Produk (TTSP) Badung yang menampung lebih dari 250 produk IKM lokal dengan sistem pembelian putus oleh pengelola.

“Inilah yang ingin kita terapkan di Kendari. dimana pelaku IKM tidak lagi kesulitan memasarkan produk karena sudah ada sistem yang memfasilitasi. Jadi kunjungan ke Bali ini bagian dari upaya menjadikan Kota Kendari sebagai daerah yang mandiri dan memiliki daya saing ekonomi” tegasnya.

BACA JUGA :  Proyek Konstruksi Hanya Rumor, Sejak 15 Tahun Lalu Telah Jadi RTH

Siska juga mengatakan bahwa dirinya tenggah menyiapkan langkah konkret memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui kolaborasi tiga OPD utama, yaitu Disnakerperind, Dinas Perdakop dan UMKM, serta Disparekraf yang rencananya akan dibangun di tahun 2026.

“Ini bagian dari strategi besar membangun Sentra Terpadu bergaya Krishna Bali. Nantinya semua produk IKM dan UMKM akan dipusatkan di satu lokasi, sehingga masyarakat yang ingin mencari oleh-oleh khas Kendari tidak perlu lagi ke berbagai tempat tapi cukup di satu sentra saja,” Ungkapnya.

Terakhir Putri mantan Bupati Konawe Selatan tersebut mengingatkan akan pentingnya memperkuat ekonomi lokal karena dana transfer pusat ke daerah berkurang.

BACA JUGA :  Belajar dari National University of Singapore untuk Kendari Semakin Maju

“Kalau kita mau maju, jangan berharap terus dari pusat. Kita harus mandiri. Caranya? Perkuat ekonomi lokal, perkuat IKM dan UMKM,” Tutupnya.

Sementara, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disnakerperind Kota Kendari Anwar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong IKM dalam menjalin kemitraan antara industri besar dan industri menengah.

“Dibawah arahan Ibu Wali Kota kami berkomitmen mendorong kolaborasi inovatif antar pelaku industri besar dan menengah agar tercipta sinergi yang kuat dalam membangun perekonomian daerah yang berkelanjutan demi Kendari Semakin Maju. (T1M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *