Daerah

Wagub Sultra Tekankan Peran ASN dalam Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2025

511
×

Wagub Sultra Tekankan Peran ASN dalam Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan XVI, XVII, XVIII, XIX, dan XX serta Golongan II Angkatan VI (Blended Learning) Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan

Kendari – LENSASATU.COM || Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan XVI, XVII, XVIII, XIX, dan XX serta Golongan II Angkatan VI (Blended Learning) Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara, Tahun 2025.

Kegiatan pembukaan Latsar CPNS Gelombang VII tersebut dilaksanakan di Hotel Kubra Kendari, Senin (15/12/2025), dan ditandai dengan pernyataan resmi Wakil Gubernur Sultra, “Pelatihan Dasar CPNS Gelombang VII Golongan III Angkatan XVI, XVII, XVIII, XIX, XX dan Golongan II Angkatan VI Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka.”

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Konawe Selatan, Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara beserta jajaran, para instruktur dan panitia pelaksana Latsar, Koordinator Widyaiswara dan para Widyaiswara BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, serta para peserta Latsar CPNS Golongan III dan II yang berasal dari Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna.

BACA JUGA :  Parah!! Puluhan Ponton Tambang Ilegal Beroperasi Dibekas Lahan Eks PT Koba Tin

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sultra menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Latsar CPNS yang kini telah menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya yang bertugas di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna.

“Saudara-saudari sekarang sudah masuk ke dalam sistem negara, masuk ke dalam sistem pemerintahan. Oleh karena itu, orientasi dan pelatihan dasar ini bertujuan untuk menempa kapasitas, kemampuan, serta membentuk karakter agar mampu menyesuaikan diri di dalam sistem pemerintahan,” ujar Wagub.

Wagub menegaskan bahwa sistem pemerintahan memiliki karakter yang berbeda dengan dunia swasta maupun kehidupan masyarakat pada umumnya. ASN bekerja berdasarkan aturan, undang-undang, dan regulasi, sehingga tidak lagi berada dalam ruang kebebasan individu.

“Latihan dasar ini pada hakikatnya memperkenalkan bagaimana sistem pemerintahan bekerja. Di sinilah saudara dibekali latihan kenegaraan, baris-berbaris, pembinaan moral dan mental, serta pembentukan disiplin sebagai aparatur negara,” jelasnya.

Dalam analoginya, Wagub menggambarkan sistem pemerintahan layaknya tubuh manusia, di mana setiap bagian saling terhubung dan saling bergantung. Presiden diibaratkan sebagai otak, gubernur sebagai jantung, bupati sebagai tangan dan kaki, hingga camat, lurah, kepala desa, dan RT sebagai bagian terkecil yang menopang keberlangsungan sistem negara.

BACA JUGA :  Pasca Penetapan DCS, Bawaslu: Tidak ada permohonan Sengketa

“Kalau ada satu saja bagian yang terganggu, maka sistem itu tidak sehat. Demikian pula negara, pemerintah pusat sangat bergantung pada daerah, dan daerah sangat bergantung pada ASN di tingkat paling bawah,” tegasnya.

Wagub menekankan bahwa ASN tidak boleh berpikir sempit dan lokal semata. ASN dituntut memiliki cakrawala berpikir luas, memahami posisi daerahnya dalam konteks nasional bahkan global.

“Cara pandang saudara melihat diri sendiri dan wilayah tempat saudara mengabdi sangat menentukan. Sulawesi Tenggara memiliki posisi geostrategis dan geopolitik yang sangat penting dalam percaturan nasional maupun global,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pergeseran peradaban dunia saat ini tengah bergerak ke kawasan Indo-Pasifik, dan Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu pusat kekuatan dunia pada periode Indonesia Emas 2045, saat bangsa Indonesia berusia 100 tahun.

BACA JUGA :  Kabar Gembira, 45,2 M THR PNS dan PPPK Segera Cair

“Dengan bonus demografi, jumlah penduduk besar, dan visi kepemimpinan nasional yang kuat, Indonesia memiliki peluang besar menjadi kekuatan global. Ini sangat bergantung pada kualitas ASN sebagai pelayan masyarakat,” katanya.

Wagub juga menegaskan perlunya ASN berkelas internasional, yakni ASN yang mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global.

“Ke depan, Sulawesi Tenggara diyakini akan menjadi salah satu simpul penting perdagangan dan konektivitas kawasan. Dengan penguatan pelabuhan, bandara, serta percepatan ekspor, daerah ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi strategis,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur Sultra mengajak seluruh peserta Latsar CPNS untuk memanfaatkan pelatihan dasar ini sebagai momentum membentuk integritas, disiplin, serta semangat pengabdian.

“Saudara-saudari adalah bagian dari masa depan bangsa. Layani masyarakat dengan sepenuh hati, pahami peran saudara dalam sistem negara, dan bersiaplah menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan kinerja terbaik,” pungkasnya.

Editor :red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *