BoneDaerah

Antrean Panjang SPBU Karella Bikin Jalan Macet, Polisi Bone Turun Tangan

193
×

Antrean Panjang SPBU Karella Bikin Jalan Macet, Polisi Bone Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Bone, LensaSatu.Com || Kemacetan yang terjadi di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karella, Jalan Hos Cokroaminoto, Rabu pagi (24/9/2025), menjadi cermin persoalan klasik yang kerap muncul di sejumlah daerah. antrean panjang kendaraan akibat keterbatasan pasokan bahan bakar.

Meski aparat kepolisian dari Unit Turjawali Satlantas Polres Bone berhasil mengurai kepadatan dalam hitungan jam, pertanyaan yang mengemuka adalah, sampai kapan kondisi serupa akan terus berulang.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa pihaknya menurunkan personel setelah antrean panjang di sekitar SPBU mulai menimbulkan kemacetan.

BACA JUGA :  Plt. Bupati Koltim Lantik Rismanto Runda sebagai Sekda Definitif

“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memastikan Kamseltibcar Lantas tetap terjaga,” jelasnya.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, polisi juga mengimbau pengendara agar disiplin dalam mengantre. Kendaraan yang diparkir sembarangan dianggap sebagai salah satu faktor yang memperparah kondisi.

“Kami meminta pengemudi untuk tetap tertib dan memarkirkan kendaraan secara rapi. Kalau tidak, kemacetan akan semakin sulit diurai,” tegas Musmulyadi.

Pengamat transportasi lokal menilai, apa yang terjadi di SPBU Karella bukanlah peristiwa tunggal. Antrean panjang seringkali dipicu oleh keterlambatan distribusi BBM, jumlah SPBU yang tidak sebanding dengan kebutuhan, serta pola konsumsi masyarakat yang melonjak pada hari-hari tertentu.

BACA JUGA :  Panen dan Tanam Perdana di Kampung Hortikultura, Ini Harapan Kadis TPHP A.Asman Sulaiman

“Kalau pasokan BBM datang terlambat atau jumlah nozzle terbatas, antrean pasti menumpuk. Polisi memang bisa mengurai macet, tapi akar masalahnya ada di distribusi dan manajemen,” ujar seorang aktivis masyarakat yang enggan disebut namanya.

Selain berdampak pada kelancaran lalu lintas, antrean panjang di SPBU juga bisa memicu kerawanan sosial. Misalnya, perebutan jalur antrean, gesekan antar pengendara, hingga risiko kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan parkir sembarangan di badan jalan.

BACA JUGA :  Pergantian Tahun Kemarin, Satlantas Polres Bone Siaga Penuh Urai Kepadatan Lalu Lintas

“Kalau dibiarkan, bukan hanya macet yang jadi masalah, tapi juga potensi konflik antar warga. Polisi perlu rutin mengawasi, tapi Pemda dan Pertamina juga harus turun tangan,” kata salah seorang pengendara di lokasi.

Pengalaman Rabu pagi itu menunjukkan bahwa aparat kepolisian punya peran penting dalam menjaga ketertiban. Namun, solusi jangka panjang memerlukan koordinasi lintas sektor: pemerintah daerah, Pertamina, dan pengelola SPBU.

Tanpa perbaikan manajemen pasokan BBM dan penambahan fasilitas pelayanan, antrean serupa sangat mungkin kembali terjadi, bahkan dengan dampak yang lebih besar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *