KENDARI, LENSASATU.COM||Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP UHO gelar Kegiatan Seminar Pendidikan yang di rangkaikan dengan penandatanganan Memorandung of Agreement (MoA) Pemda Konut pada Jumat (07/04/2023).
Kegiatan digelar di Aula FKIP Universitas Halu Oleo dan dirangkaikan dengan kegiatan tarian kearifan lokal Sultra dan di hadiri oleh seluruh lembaga-lembaga mahasiswa UHO.

Yang bertemakan peningkatan kualitas calon pendidikan untuk masa depan sultra sebagai pusat sumber energi dunia FKIP UHO sukses hadirkan Bupati Konawe Utara menjadi narasumber.
Ketua Panitia “tentunya dalam kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata kami sebagai mahasiswa indonesia untuk memberikan kontribusi untuk pendidikan yang lebih baik, ” tuturnya.
Dilanjut oleh Ketua Bem FKIP UHO pada sambutannya”tentunya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan-dukungan pihak birokrasi FKIP UHO, yang awalnya kegiatan ini ragu dalam melaksanakanya. Tapi berkat dari dukungan pihak-pihak terkait hingga bisa berjalan sampai detik ini,” tuturnya

Sambutan lain Dekan FKIP UHO yang di wakili oleh Dekan 3 FKIP sekaligus membuka kegiatan, “tema kegiatan ini tentunya bisa memberikan kontribusi dan bisa melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas” tuturnya.
Pasca pelaksanaan kegiatan sambutan dan Penandatangan MoA kemudian lanjutkan kegiatan Dialog seminar.
Pada tempat yang sama Dr. Ir. H Ruksamin, menjelaskan “Indonesia memiliki 38 Provinsi, akan tetapi Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki keunikan di bandingkan Provinsi lain terutama dari sumber daya alam ( SDA).tuturnya
Dalam pembukaan UUD 1945, tujuan kita bersama adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tentunya hal ini di butuhkan sumber daya manusia unggul khususnya di kalangan kampus UHO di mana tertuang dalam tridharma perguruan tinggi “pengabdian pada masyarakat” tutur orang nomor satu kab. Konut.
Tidak lepas dari itu perlu ada pembangunan SDM, tranformasi ekonomi dan pembangunan kawasan industri agar bisa memberikan kebermanfatan bagi kehidupan berbangsa.tutupnya.
Reporter: Azman














