DaerahMetro KotaSulawesi Tenggara

Gedung Perkuliahan Akan Dipindahkan, KBM FEBI UM Kendari Gelar Demonstrasi Penolakan

2182
×

Gedung Perkuliahan Akan Dipindahkan, KBM FEBI UM Kendari Gelar Demonstrasi Penolakan

Sebarkan artikel ini
Ketgam: KBM FEBI (Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam) Universitas Muhammadiyah Kendari Menggelar Demonstrasi Usai Kebijakan Kampus Yang Dinilai Mendukung Penuh Atas Pemindahan Fakultas Oleh Mahasiswa FEBI UM Kendari

KENDARI-LENSASATU.COM.|| KBM FEBI (Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam) Universitas Muhammadiyah Kendari Menggelar Demonstrasi Usai Kebijakan Kampus Yang Dinilai Mendukung Penuh Atas Pemindahan Fakultas Oleh Mahasiswa FEBI UM Kendari, Senin (28/April/2025)

Pihak BPH Universitas Muhammadiyah Kendari Berencana Akan Memproyeksikan Pemindahan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Di Kantor BI Lama, Tepatnya Di Tipulu Dalam Waktu Yang Belum Ditentukan.

Menilai BPH UM Kendari Yang Terkesan Sepihak Dalam Memutuskan Pemindahan, KBM FEBI UM Kendari Yang Terdiri Dari Lima Lembaga Internal Fakultas Diantaranya BEM, HMPS Manajemen, HMPS Bisdik, KSPM Dan PK IMM FEBI UMK Melakukan Demonstrasi Besar-Besaran Yang Diikuti Oleh Hadirnya Puluhan Mahasiswa Dalam Menolak Keputusan Kampus Akan Pemindahan Gedung Fakultas.

KBM FEBI UMK Sangat Menyayangkan Tanggapan Universitas Usai Mereka Mempertanyakan Pemindahan Gedung Yang Terkesan Kurang Strategis Bagi Kebanyakan Mahasiswa, Usai Melakukan Pertemuan Dengan Pihak Dekan, Dekan FEBI UM Kendari Menyarankan Untuk Langsung Bertemu Dengan Warek 3 UM Kendari, Namun Warek 3 Seakan Mengembalikan Tanggung Jawab Kembali Fakultas Yang Dimana Hal Ini Memicu Amarah Mahasiswa Dalam Berdemonstrasi.

BACA JUGA :  Data Penerima Bantuan Mesin Perahu BBG Diduga Bermasalah, Ini Kata Kepala DPK Bone

“Kami Telah Memberikan Saran Dan Masukkan Kepada Pihak Kampus, Mengapa Tidak Yang Dipindahkan Ke Gedung Fakultas Baru Adalah Mahasiswa Pascasarjana Saja Sebab Kami Menilai Mahasiswa Pascasarja Pasti Memiliki Pemasukan Yang Memadai Untuk Melaksanakan Perkuliahan Ditempat Tertentu, Malah Kami Yang Dipersulit Seakan Kampus Tidak Memikirkan Bahwa Pemasukan Ekonomi Dari Setiap Mahasiswa Itu Berbeda, Apalagi Saat Kami Melakukan Riset Bahwa Biaya Hidup Yang Harus Ditanggung Antara Kemaraya Dan Sekitaran Kampus UM Kendari Sangat Berbeda, Yang Dimana Ini Cukup Mempersulit Keadaan Ekonomi Kami Sebagai Mahasiswa Yang Belum Memiliki Profesi Tetap” Ungkap Supriyadi Selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UM Kendari.

BACA JUGA :  Wali Kota Kendari Sidak OPD Usai Libur Lebaran, Soroti Kehadiran dan Fasilitas Kerja

Ia Kembali Melanjutkan Bahwa Harapan Mereka Akan Pemindahan Gedung Fakultas Ini Seakan Ditarik Ulur Oleh Birokrasi Kampus ” Malahan Kami Di Ping-Pong Oleh Kampus, Dekan Menyarankan Untuk Bertemu Warek 3 Dan Warek 3 Pun Sebaliknya, Kami Sangat Menyayangkan Pemindahan Gedung Perkuliahan Kami Yang Dimana Tidak Melibatkan Kami Sebagai Mahasiswa Untuk Melakukan Rapat Dengar Pendapat Antara Mahasiswa Dan BPH, Pihak Kampus Hanya Menanggapi Bahwa Maba 2025 Yang Akan Melaksanakan Perkuliahan Di Gedung Fakultas Baru, Hal Ini Merupakan Kekeliruan Mereka Dalam Mengambil Keputusan Yang Seharusnya Mahasiswa Baru Yang Merupakan Awam Dalam Bermahasiswa Dijauhkan Dari Kami Yang Memiliki Wewenang Untuk Mengakomodir Mereka, Sebab Saya Yakin Bahwa Mereka Adalah Regenerasi Pemimpin Yang Akan Menduduki Jabatan Kemahasiswaan Dimasa Yang Akan Datang, Apabila Mereka Dijauhkan Dari Kami Maka Saya Rasa Proses Regenerasi Kepemimpinan Kelembagaan Fakultas Kami Akan Tertinggal” Pungkasnya.

BACA JUGA :  Disdik Bone raih predikat layanan Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI

Adapun Bima Sakti Selaku Ketua Komisariat IMM FEBI UMK Menyatakan “Aksi Yang Kami Bangun Merupakan Bentuk Penolakan Terhadap Kebijakan Kampus Atas Pemindahan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam di Dan Tentutnya Hal Ini Akan Membuat Biaya Hidup Kami Akan Semakin Bertambah, Perlu Kita Pahami Bahwa Tidak Semua Dari Kami Adalah Orang Dengan Keadaan Ekonomi Yang Mampu, Mengingat Pekerjaan Orang Tua Kami Yang Tidak Sepenuhnya Memiliki Profesi Tetap, Saya Rasa Hal Ini Merupakan Bentuk Kemunkaran Yang Diadopsi Oleh Sudut Pandang Birokrasi Kampus Dalam Mengambil Keputusan, Dan Kami Berjanji Akan Selalu Mengawal Kasus Ini Sehingga Kampus Mampu Memberikan Keputusan Yang Seyogyanya Sesuai Dengan Setiap Tuntutan Yang Kami Sampaikan” Tutupnya.

Reporter: Ali

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *