KENDARI-LENSASATU. COM. ||. Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Kendari Melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar Pengalangan Dana Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan pada Ahad (12 Mei 2024).
Kegiatan ini berkolaborasi bersama Pimpinan Komisariat (PK) IMM Se-Kota Kendari dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Kendari dan difasilitasi oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Sultra.
PC IMM Kota Kendari Melalui Bidang SPM IMMawan Azman menyampaikan dalam momentum pengalangan dana bencana di Kabupaten Luwu Sulsel

“Kegiatan pengalangan dana ini merupakan panggilan Tri Kompetensi dasar IMM Poin ke-3 nilai Humanitas untuk bersama-sama dan kembali turun kejalan dalam membantu saudara-saudari kita di Kabupaten Luwu yang mengalami musibah bencana banjir dan tanah longsor ” kata Kabid SPM ini.
Dalam kegiatan ini juga kami mengabarkan kepada masyarakat Kota Kendari persoalan bencana banjir dan tanah longsor bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah setempat dan seluruh Stakeholder bersangkutan tetapi seluruh masyarakat yang ada di Indonesia khususnya di Kota Kendari.
“Bencana menjadi salah satu langkah kita untuk senantiasa menebarkan kebaikan dalam hal memberikan sedikit rezeki kita kepada yang mengalami musibah sebab dibalik harta yang kita miliki ada hak orang lain yang membutuhkan” ungkap Demisioner Pengurus BEM FKIP UHO.

Tak lupa Adan selaku Ketua IPM Kota Kendari menyampaikan saat di wawancarai awak media dilokasi kegiatan
“Dalam aksi kali ini merupakan misi kemanusiaan untuk saudara-saudari kita di Kabupaten Luwu Sulsel dan ini juga sebagai gerakan kolaborasi bersama angkatan muda Muhammadiyah khususnya PC IMM Kota dan PK IMM Se-Kota Kendari dibawah kordinasi Lazismu Sultra” tutur Mahasiswa UMK ini.
Dalam gerakan kali ini tidak berhenti sampai disini IPM Kota Kendari akan memasifkan kembali gerakan pengalangan dana sampai ketingkat bawa

“Insyaallah kami akan mengarahkan kader-kader disekolah masing-masing untuk melakukan pengalangan dana diantarannya di MAN 1 Kendari, SMAN 4 Kendari dan lainya tentunya” pungkas Demisioner Sekum Pk Imm Fai UMK.
Dilain sisi Lazismu Sultra tak lupa menginformasikan melalui Adrian selaku pengelolah
“Untuk penggalangan dana saat ini kami sementara menggalang baik melalui portofolio dan fundraishing online guna memaksimalkan penggalangan dana untuk selanjutnya penyaluran dana yang kami dapatkan dari Lazismu Sultra kami akan koordinasikan dengan Lazismu terkait dalam proses penyalurannya”tutup Alumni Mahasiswa UMK.
Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor terjadi pada Jum’at, 3 Mei 2024 di 13 Kecamatan Kabupaten Luwu Sulsel dampak yang ditimbulkan 1.385 warga mengungsi 14 diantarannya meninggal dunia dan 42 rumah warga terbawah banjir serta fasilitas umum mengalami kerusakan berdasarkan informasi cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sulsel
Reporter : Amn
Editor : Red














