Nasional

Lakukan Kesalahan Fatal,Link Sultra Laporkan PT VDNI dan OSS di Gakkum KLHK

437
×

Lakukan Kesalahan Fatal,Link Sultra Laporkan PT VDNI dan OSS di Gakkum KLHK

Sebarkan artikel ini

KENDARI,LENSASATU.COM – Lingkar Kajian Kehutanan (LINK) Sulawesi Tenggara (Sultra) Kembali Laporkan Pt. Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) dan Obsidian Stainles Steel (OSS) di Gakkum KLHK.

diketahui PT VDNI dan OSS yang beroperasi di Kecamatan Morosi dan Motui diduga telah melakukan pencemaran Lingkungan, Jum’at 26 November 2021.

Muh Andriansyah Ketua Umum Link Sultra Menuturkan bahwa pihaknya beberapa hari yang lalu telah melaporkan PT VDNI dan OSS di Mabes Polri.

BACA JUGA :  Shintya Sudirman Hadiri Rakornas 2025 di Jakarta, Dekranasda Kendari Siap Perkuat UMKM

“beberapa hari yang lalu kami telah laporkan PT. VDNI dan PT OSS, dan hari ini kami telah mendatangi Gakkum KLHK untuk laporkan terkait kejahatan Lingkungan yang dilakukan PT VDNI dan OSS,” tuturnya.

Andriansyah menjelaskan bahwa PT VDNI dan OSS tidak bisa dibiarkan begitu saja karena telah melakukan pencemaran lingkungan laut di Kecamatan Motui.

“PT VDNI dan OSS ini tidak bisa kita biarkan, Kami memiliki sampel yang menjadi acuan kami untuk laporkan, bahwa PT VDNI dan OSS ini telah melakukan pencemaran dilaut dan itu bisa kita buktikan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Presiden Joko Widodo Tinjau Stok Beras dan Bagikan Bantuan Pangan di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara

Ia melanjutkan bahwa tidak hanya dilaut namun PT. VDNI dan OSS telah merusak Tambak ikan Warga sekitar dan menimbulkan Penyakit yang disebabkan Debu Batu Bara.

“ Tidak hanya laut saja yang di rusak namun tambak ikan warga sekitar, sampai saat ini tidak bisa digunakan oleh warga karena tercemar debu Batu Bara dan lebih Parahnya debu tersebut menimbulkan Penyakit ISPA,” lanjutnya.

BACA JUGA :  RSUD Pirngadi Medan Bantu Nakes Permudah Perizinan

Alumni Kehutanan UHO itu juga menegaskan pihaknya akan segara melakukan Konsulidasi untuk Demonstrasi.

“Tunggu dalam waktu dekat ini kami akan segera melakukan demonstrasi, sekarang sementara konsolidasi dan semua laporan sudah masuk,” tutupnya

Reporter: Ardianto

Editor:Ainun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *