Daerah

Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi, Bupati Konut Hadiri Rakor Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemda Sultra Tahun 2025

269
×

Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi, Bupati Konut Hadiri Rakor Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemda Sultra Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H. bersama Ketua DPRD Konawe Utara, Sekretaris Daerah, Inspektur Kabupaten, dan Kepala BAPPERIDA Konawe Utara menghadiri Rapat Koordinasi.

Konawe Utara – LENSASATU.COM || Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H. bersama Ketua DPRD Konawe Utara, Sekretaris Daerah, Inspektur Kabupaten, dan Kepala BAPPERIDA Konawe Utara menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Sultra, Kamis (31/07/2025).

 

Kegiatan ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjend TNI (Purn) Andi Sumanggeruka, didampingi Wakil Gubernur Ir. Hugua, Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI Agung Yudha Wibowo, serta Ketua DPRD Provinsi Sultra La Ode Tariala. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi Sultra, Bupati/Walikota, Ketua DPRD, Sekda, dan Inspektur kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  LBH HAMI Buton Layangkan Somasi ke Bupati Buton Tengah Terkait Dugaan Penggunaan Lahan Warga

 

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumanggeruka menegaskan bahwa tindak pidana korupsi bukan hanya merupakan pelanggaran hukum, namun juga kejahatan moral dan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Oleh karena itu, korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus diberantas secara komprehensif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Agung Yudha Wibowo, mendorong adanya komunikasi dan diskusi yang lebih intens antar lembaga pemerintahan guna memperkuat sistem pencegahan korupsi. Ia mengilustrasikan bahwa peran KPK dan lembaga penegak hukum lainnya hanya sebagai pihak yang “memberikan dosis dan cara penggunaan obat”, dalam hal ini, tata kelola keuangan daerah yang baik dan benar.

BACA JUGA :  Ini Pesan AKBP Arief Doddy Saat Pimpin Apel Pagi Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 1444 H

Agung juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijak di Sulawesi Tenggara.

“Jangan sampai kekayaan alam menjadi musibah, tapi harus menjadi berkah bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya pemberantasan korupsi, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pemberantasan Korupsi oleh Gubernur Sultra bersama para Bupati/Walikota dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Sudah Ditindak, Tambang Galian C Diduga Tidak Berizin Masih Marak di Bone Hanya Berpindah Lokasi

Keikutsertaan aktif Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.

Editor:Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *