Advertorial

Permasalahan Pelemparan Batu Ke Polres Jeneponto, Pelaku Diduga OTK

552
×

Permasalahan Pelemparan Batu Ke Polres Jeneponto, Pelaku Diduga OTK

Sebarkan artikel ini

 

MAKASSAR, LENSASATU.COM – Beredar rekaman Video amatir warga yang viral di media sosial tentang penyerangan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) terhadap Mapolres Jeneponto.

 

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Jl. Sultan Hasanuddin Kel. Empoang Kec. Binamu Kab. Jeneponto. Kamis dini hari (27/04/2023).

 

Sementara Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Rio Purwantoro, S.H., ketika dihubungi, Ia mengatakan semalam Kamis (27/04/2023) sekitar pukul 19.40 Wita

 

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, bersama Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs. Setyo Boedi Moempoeni Harso telah menggelar konferensi pers Menyikapi hal tersebut, di Ruang Bina Yudha Makodam Kota Makassar.

 

Kapendam mengatakan dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Totok mengungkapkan bahwa, sampai saat ini belum diketahui pelaku dan motifnya dan masih tahap penyelidikan.

BACA JUGA :  Tapak Tilas Resmi Terbentuk dan Terdaftar di Kesbangpol

 

Kolonel Inf Rio mengaku, Pucuk pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin pun tidak tinggal diam.

Menurutnya Kodam XIV/Hasanuddin bersama instansi terkait sudah diturunkan guna melakukan penyelidikan dan investigasi

 

“Termasuk akan kemungkinan-kemungkinan ada kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi dan isu ini.” Katanya

 

Disamping itu Pasukan terdekat dari Mapolres Jeneponto yaitu Yonif 726/Tml, yang berjarak 2-3 jam perjalanan. Saat ini satuan tersebut sedang karantina untuk berangkat penugasan operasi dan tidak ada kegiatan cuti.

 

“Satuan Teritorial yaitu Kodim 1425/Jeneponto separuh kekuatan melaksanakan dinas cuti separuh kekuatan ada di tempat itupun terbagi lagi dengan melaksanakan pengamanan operasi ketupat/hari raya dan diperbantukan di Polres Jeneponto,”

 

“serta tidak menggunakan senjata, senjata semua digudangkan. Karenanya sangatlah kecil kemungkinan dilakukan oleh anggota TNI.” Jelas Kapendam.

BACA JUGA :  Polres Bone dan Forkopimda Gelar Apel Gabungan Ops Lilin 2022 Jelang Nataru

 

Selain itu, berdasarkan dari keterangan yang didapatkan dari masyarakat terkait penyerang yang berkendara, bahwa tidak mendengar suara kendaraan dan tidak melihat adanya puluhan kendaraan saat kejadian tersebut di sekitar Polres.

 

” Yang dilihat hanya sekelompok orang berlari setelah melakukan pelemparan.”ucapnya

 

Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin pun menyayangkan adanya berita-berita yang telah dipublikasikan dengan memuat berita hanya sesuai dengan bahan keterangan yang berbentuk laporan tanpa adanya komfirmasi dan tidak berimbang.

 

Pada kesempatan tersebut, Mayjen Totok menghimbau agar semua pihak menahan diri dan komitmen untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban wilayah Sulsel.

 

“Intinya kita menunggu hasil investigasi, karena semua sudah bekerja, sinergitas dan soliditas TNI Polri, Media dan semua komponen masyarakat harus sama-sama berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah untuk NKRI harga mati”, Tegas Pangdam.

BACA JUGA :  Dialog Tanggap Bencana RRI BONE, Ini Hal Disampaikan Danyon C Pelopor 

 

Dikatakan Pangdam, Saat ini Aparat Intel dan POM juga sudah turun guna melakukan penyelidikan dan investigasi, untuk mencari tau siapa sebenarnya OTK yang melakukan perbuatan tercela tersebut. Kita bersama-sama pihak terkait melakukan penyelidikan dan investigasi

 

“Siapapun yang terlibat Pimpinan tentu akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku, siapa yang bersalah harus tetap diproses sesuai hukum yang berlaku”. Pungkasnya

 

Kapendam pun menyampaikan bahwa terkait kesalapahaman yang terjadi antara personel Kodam V/Brawijaya dan Kodam XIII/Merdeka dengan personel Polres Jeneponto sebelumnya,

 

“Kodam XIV/Hasanuddin akan terus membantu dan mendampingi proses penyelidikan dan investigasinya sampai dengan selesai.” Tuturnya

Reporter, Tim

Editor, Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *