Daerah

Pj. Gubernur Sultra Tegaskan Pentingnya Merawat Ikon Daerah dan Cegah Korupsi

670
×

Pj. Gubernur Sultra Tegaskan Pentingnya Merawat Ikon Daerah dan Cegah Korupsi

Sebarkan artikel ini

KENDARI, LENSASATU.COM ||Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menyerukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga dan merawat ikon-ikon penting daerah yang menjadi simbol kebanggaan Sultra.

 

Hal ini disampaikan dalam apel pagi di Lapangan Monumen Tugu (MTQ), Jumat (6/12/2024), Andap menegaskan bahwa pemeliharaan aset publik seperti Monumen MTQ adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Malam Ta'aruf Pembukaan MTQ, Bupati Konut H. Ruksamin Melantunkan Ayat Suci Al-Qur'an

“Ini ikon Sultra, jadi harus dijaga. Kita berdiri di tempat yang menjadi simbol daerah kita. Jangan sampai ikon-ikon ini tidak terawat,” tegas Andap, Jumat (6/12).

 

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran untuk pemeliharaan ikon daerah seperti Monumen MTQ dan Masjid Al-Alam. “Saya mengingatkan pentingnya membangun rasa memiliki terhadap aset daerah,”ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan ASN untuk waspada terhadap korupsi, judi online, dan memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu sebelum tanggal 14 Desember mendatang.

BACA JUGA :  Sambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H, DLH lakukan Pembersihan Taman Arung Palakka

 

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang, Martin Efendi Patupak, menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran pada tahun ini digunakan untuk kebutuhan mendesak, termasuk perbaikan fasilitas publik seperti MCK dan pengecatan.

“Tahun ini kita alokasikan Rp200 juta untuk perawatan. Sisa anggaran juga digunakan untuk membangun kamar mandi di tiga titik di sekitar MTQ. Untuk 2025, kita telah menganggarkan Rp1,5 miliar untuk pemeliharaan yang lebih menyeluruh,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Baliho Caleg DPRD Bone Fraksi Golkar Dirobek, Begini Tanggapan Ketua Fraksi

 

Ia juga menambahkan bahwa pemeliharaan besar-besaran terhadap fasilitas seperti rumput, pohon, dan bangunan yang rusak membutuhkan anggaran hingga Rp15-20 miliar. “Namun yang di APBD 2025 kita hanya anggarkan pemeliharaan Rp1,5 Miliar,”ujarnya lagi.

 

 

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *