Daerah

Rapat Pemantapan Pasar Murah Terpadu, Ambo Dalle Tegaskan BTT Bukan Untuk Operasional 

444
×

Rapat Pemantapan Pasar Murah Terpadu, Ambo Dalle Tegaskan BTT Bukan Untuk Operasional 

Sebarkan artikel ini

 

 

Bone, Lensasatu.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bone kembali akan menggelar Pasar Murah Guna menekan Inflasi menjelang Bulan Suci Ramadhan 1444H

 

Diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan kabupaten Bone Hamzah Sunusi, Bahwa Pasar murah akan dilaksanakan di lima kecamatan yang berbeda

 

“Yang mana akan dimulai di titik pertama, Tanete Riattang yang mengambil lokasi di lapangan Merdeka jl. Petta Ponggawae pada tanggal 16 – 17 /03/2023.” Kata Kadis Rabu (08/03/2023).

 

Selanjutnya Kadis Sekaligus kordinator pelaksanaan pasar murah mengatakan, kegiatan Pasar Murah kedua kecamatan Libureng, Kecamatan Amali dan Kecamatan Ajangale terakhir di kecamatan salomekko.

BACA JUGA :  Diduga Gudang Penyimpanan dan Penggorengan Pasir Timah Dekat SMAN 1 Desa Baturusa, Kades Sebut “ Pernah Urus Ijin”

 

“Kemudian tanggal 18/3/2022 pasar murah akan digelar dikecamatan Libureng, pada 19/3/2022 selama satu hari, di kecamatan Amali pasar murah digelar 20/3/2022.” Sebutnya

 

“Kecamatan Ajangale pada hari Selasa 21/03/2022, dan terakhir di kecamatan Salomekko pada hari Rabu 22/03/2022 yang masing masing di Empat titik itu digelar selama satu hari.” Jelasnya

 

Kegiatan pasar murah tersebut direncanakan akan digelar tiga kali yang pertama sebelum bulan puasa, kedua sebelum Idul Fitri dan yang ke tiga sebelum Idul Adha

 

“Kenapa kita melakukan ini agar bagaimana inflasi kita dikabupaten Bone tetap terjaga dan kita bisa menekan inflasi kita tetap di angka 10 besar kabupaten nilai inflasi terendah diseluruh Indonesia.” Ucapnya

BACA JUGA :  Dinas TPHP Kumpulkan Seluruh Distributor, Pengecer Serta Koordinator PPL Untuk Tuntaskan Hal Ini

 

 

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Bone mengatakan, Kegiatan ini dalam bentuk tindak lanjut instruksi Presiden RI Berkaitan dengan penanganan inflasi menjelang bulan suci Ramadhan

 

“Seperti sebelumnya menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini kita harus melakukan intervensi pasar murah, karena setiap menjelang bulan puasa dan menjelang lebaran pasti selalu ada kenaikan harga bahan pokok.” Ucap Wabup

 

Selanjutnya Wabup mengatakan bahwa harga di pasar murah nanti dijamin lebih murah dari harga pasaran dan itu harus

BACA JUGA :  Demi Tingkatkan Pelaku UMKM, Kadin Sultra Beri Bantuan Pada Kanwil Kemenkumham Sultra

 

Karena kata Ambo Dalle sembako yang dijual di pasar murah telah di subsidi pemerintah daerah dengan anggaran dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan Alokasi Anggaran 3,5 M

 

Ambo Dalle menegaskan jika BTT ini tidak boleh digunakan untuk operasional kegiatan seperti sewa tenda, dan jangan juga biaya dibebankan Camat.

 

“Saya sampaikan dana BTT ini tidak bisa digunakan untuk sewa tenda tapi BTT hanya bisa digunakan untuk subsidi harga, seperti jika harga telur 35 ribu kita subsidi ke harga terendah Dana BTT yang di gunakan.” Tegasnya

 

Reporter, Jumardi

Editor, Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *