BONE-LENSASATU.COM|| Dalam mewujudkan pelayanan yang terbaik Rumah Sakit Umum (RSUD) Tenriawaru kabupaten Bone Kembali menggelar pelatihan cara berkomunikasi efektif, yang diikuti dokter, perawat, bidan, apoteker security hingga tenaga kebersihan
Pelatihan tersebut diperakarsai Andi Firman, SKM, M. Adm.Kes., menghadirkan dua Narasumber dari Tim PKRS RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yakni, dr. Hesty Arbie. MARS., Dan Nur Sri Widyastuti, SKM yang dibuka lansung oleh Direktur. RSUD Tenriawaru dr. Yusuf Tolo M.kes
Kegiatan tersebut digelar selama dua hari yang dimulai pada hari saptu 27/08/2022 Dengan 102 orang peserta, 100 orang dari internal RSUD Tenriawaru, 2 orang dari rumah sakit pancaitana.

Andi Firman mengatakan melalui Nas Fitriani,S.kep panitia pelaksana, Ini pelatihan komunikasi efektif yang bukan pertama kalinya dilakukan di RSUD Tenriawaru beberapa tahun sebelumnya sudah pernah dilakukan.
Menurutnya Dalam profesi Petugas Kesehatan, komunikasi petugas dengan pasien merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai petugas, bagaimanapun komunikasi Efektif adalah modal utama petugas untuk melayani pasiennya.
Ini pelatihan komunikasi efektif bukan pertama kalinya dilakukan di RSUD Tenriawaru beberapa tahun sebelumnya sudah pernah Kami lakukan karena bagaimanapun komunikasi Efektif adalah modal utama petugas kesehatan untuk melayani pasiennya.
“Sebenarnya bukan cuman petugas kesehatan saja komunikasi efektif itu dimulai dari depan seperti mulai dari parkir, security sampai kebelakang jadi semua butuh bekal komunikasi efektif yang harus diimplementasikan dalam keseharian.”tuturnya saat dikonfirmasi Minggu 28/08/2022.
Nas Fitriani menjelaskan tujuan utama dalam kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi semua pegawai, termasuk Dokter perawat dan Bidan yang ada di RSUD Tenriawaru,
“Untuk implementasinya nanti itu setelah mengikuti pelatihan ini otomatis ini akan diterapkan disemua bagiannya yang dokter, yang perawat dan security apalagi untuk kerjasama dengan timnya nanti karena kalau dirumah sakit itukan kita dalam bentuk tim.” Jelasnya
kalau komunikasi efektif nya tidak bagus bisa tidak nyambung dengan satu sama lain, ini diungkapkan oleh, Ibu Nas Fitriani
Lebih lanjut mengatakan, Harapan kita setelah pelatihan ini. semua mampu menerapkan tidak ada lagi miskomunikasi antar petugas dengan petugas, petugas dengan pasien, petugas Dengan keluarga pasien.
“kita berharap ini bisa meminimalisir komplain ke rumah sakit karena sebagian besar komplain itukan berawal dari komunikasi yang tidak efektif.” Harapnya
Hal yang sama juga disampaikan dr. Yusuf Tolo M.kes, direktur RSUD Tenriawaru, saat dihubungi melalui WhatsApp pribadinya, Kompetensi komunikasi menentukan keberhasilan dalam membantu penyelesaian masalah kesehatan pasien.
Selama ini kompetensi komunikasi dapat dikatakan terabaikan, baik dalam pendidikan maupun dalam pelayanan kesehatan.
“kegiatan pelatihan Komunikasi Efektif bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas kesehatan juga untuk mempersiapkan seluruh karyawan menghadapi akreditasi RS yg akan dilaksanakan akhir tahun ini.” Kata dr. Yusuf Tolo.
Reporter : Jumardi
Editor : Agus













